Menurut hasil penelitian di Rutgers University dan University of Virginia, Amerika Serikat, pada dasarnya anak tidak takut dengan hewan, terutama yang jinak seperti kucing, ayam, dan burung. Jadi kalau sampai takut binatang, itu bukan sifat asli anak-anak. Rasa takut muncul karena pengaruh lingkungan. Nah, keberaniannya ini sebaiknya jangan dirusak oleh persepsi kita terhadap hewan tersebut. Contoh, kita punya pengalaman buruk dipatuk ayam. Karena ketakutan inilah kita pun melarang anak untuk mendekati ayam. \"Awas, jangan dekat-dekat ayam nanti dipatuk,\" pernyataan seperti ini akan membuat anak takut pada ayam dan ia pun menjauh. Padahal, ayam adalah hewan jinak. Ayam menjadi \"galak\" karena ia tahu anaknya merasa terancam sehingga terlihat \"galak\". Jika tidak diganggu tentu ia takkan menyerang. Inilah yang semestinya dijelaskan kepada anak. Pengalaman buruk juga bisa membuat anak takut binatang. Anak usia batita belum memahami risiko. Ia tak tahu kalau kucing tak suka ekornya dipegang. Tapi anak bisa saja gemas dan menariknya. Biasanya kucing marah lalu mencakar tangan anak. Pengalaman seperti ini akan mengubah si kecil yang tadinya berani menjadi takut. Respons kita yang salah saat menanggapi kejadian bisa menambah ketakutannya. Namun, dengan penjelasan tepat dan perlahan, ketakutan anak akan berlangsung sirna, keberaniannya pun muncul kembali. Ada beberapa anak takut terhadap binatang, bukan karena lingkungan melainkan karena bentuk atau karakter si binatang. Contoh, anak takut terhadap gajah karena tubuhnya sangat besar, anak takut pada monyet jenis tertentu karena matanya yang bulat besar, anak takut terhadap jerapah karena lehernya yang panjang, dan sebagainya. Tak perlu khawatir, penjelasan secara perlahan yang membangkitkan keberanian anak akan menghilangkan rasa takutnya. Apalagi beberapa binatang tak harus didekatkan atau disentuh termasuk diajak bermain, cukup dilihat dari jauh saja.(**)
Anak Batita Semestinya Tak Takut Binatang
Minggu 21-07-2013,11:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 09-10-2026,09:11 WIB
Bacaan Ayat Seribu Dinar: Keutamaan, Cara Mengamalkan, dan Waktu Membacanya
Jumat 09-10-2026,09:04 WIB
Jangan Tunggu Sakit! Kenali 4 Indikator Kesehatan untuk Deteksi Dini Penyakit
Jumat 09-10-2026,09:15 WIB
Buronan Korupsi Rp1,99 Miliar Diburu Kejaksaan, Ternyata Bersembunyi di Selayar
Jumat 09-10-2026,11:59 WIB
ADV160 Mystery Exploride Hadirkan Petualangan Seru Honda Community di Mangkurejo Hills
Jumat 09-10-2026,12:09 WIB
Enam Pebalap Astra Honda Siap Melesat di IM4AC Mandalika
Terkini
Jumat 09-10-2026,16:17 WIB
DPRD Mukomuko Soroti Outsourcing di OPD, Tugas PPPK Paruh Waktu Dipertanyakan
Jumat 09-10-2026,16:12 WIB
Jelang Pilkades 2026, Kapolres Mukomuko Ingatkan Potensi Konflik Beda Dukungan
Jumat 09-10-2026,16:07 WIB
Rombak Manajemen PDAM Tirta Hidayah, Wali Kota Bengkulu Soroti Kualitas Air Bersih
Jumat 09-10-2026,16:01 WIB
Pemkot Bengkulu Tanam 400 Bibit Alpukat di Kebun Tebeng, Dorong Lingkungan Hijau dan Ekonomi Warga
Jumat 09-10-2026,15:57 WIB