BENGKULU,BE- Kasus penyerobotan tanah kembali terjadi di Kota Bengkulu. Kali ini menimpa Yania Hartini (40), warga Jalan RE Martadinata VI Rt.43 Rw.008 Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Gading Cempaka. Ia mendatangi Polda Bengkulu melaporkan Ms, yang diduga telah melakukan penyerobotan tanah miliknya. Dalam laporan korban diketahui penyerobotan itu, terjadi tanggal 19 Mei 2013 lalu. Berawal dari korban memiliki sebidang tanah dengan luas 872 meter, di Kelurahan Sumber Jaya Rt2 Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. Saat itu korban mengecek tanah tersebut, ternyata tanah yang ia miliki selama ini telah dijual kepada orang lain. Karena merasa tanahnya diserobot dan dijual kepada orang lain, korban lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolda Bengkulu. Kabid Humas AKBP Hery Wiyanto,SH membenarkan adanya laporan penyerobotan tanah yang dialami korban. Dijelaskan Kabid Humas, saat ini laporan korban sedang dalam penyelidikan. \"Laporan kita telah terima, dan saat ini sedang kita pelajari terlebih dahulu,\"jelas AKBP Hery.(618)
Tanah 872 M Diserobot
Jumat 19-07-2013,11:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 03-04-2026,19:09 WIB
Stok Dijaga Tetap Aman, SPBU Ibul Bengkulu Selatan Batasi Pengisian BBM
Jumat 03-04-2026,18:56 WIB
Kemarau Diprediksi Panjang, BPBD Bengkulu Selatan Siaga Distribusi Air Bersih
Jumat 03-04-2026,19:12 WIB
Jelang Idul Adha, Ratusan Hewan Ternak di Bengkulu Selatan Diperiksa
Jumat 03-04-2026,18:23 WIB
Polisi Ungkap Kasus Kematian Warga Bintunan, Lima Orang Diamankan
Jumat 03-04-2026,18:26 WIB
16 Ribu Pekerja di Mukomuko Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Terkini
Jumat 03-04-2026,19:12 WIB
Jelang Idul Adha, Ratusan Hewan Ternak di Bengkulu Selatan Diperiksa
Jumat 03-04-2026,19:09 WIB
Stok Dijaga Tetap Aman, SPBU Ibul Bengkulu Selatan Batasi Pengisian BBM
Jumat 03-04-2026,18:56 WIB
Kemarau Diprediksi Panjang, BPBD Bengkulu Selatan Siaga Distribusi Air Bersih
Jumat 03-04-2026,18:54 WIB
Dishub Mukomuko Petakan Zona Merah Kecelakaan, Rambu Minim Jadi Ancaman
Jumat 03-04-2026,18:34 WIB