BINTUHAN, BE – Penerimaan Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) Kabupaten Kaur tahun 2013 ditargetkan Rp 27 juta. Dibanding pendapatan BPHTB tahun 2012 Rp 25 juta. Minimnya pendapatan sektor BPHTB terkendala transaksi secara adat kerap dilakukan warga Kabupaten Kaur. \"Kecilnya pemasukan BPHTB lantaran belum maksimal potensi untuk pembayaran BPHTB. Berdasarkan peraturan, yang boleh dikenakan BPHTB itu adalah transaksi jual beli tanah, atau gedung dengan nilai diatas Rp 60 juta. Ini jarang sekali harga Rp 60 juta terjadi, dan kalau pun ada mereka bertransaksi secara adat, cukup dengan surat perjanjian saja. Sehingga itu tidak termasuk ke dalam BPHTB,\" terang Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kaur Drs Ersan Syafiri MM melalui Kabid Pendapatan Merwan Tabrani SE, kemarin. Dikatakanya, bahwa berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2011. Bahwa yang dikenai BPHTB adalah transaksi yang diatas Rp 60 juta lebih. Sementara dibawah Rp 60 juta tidak dikenakan BPHTB sebesar 5 persen, sesuai dalam peraturan. \"Jadi mereka bertransaksi melalui notaris atau ingin melakukan bea balik nama dikenakan BPHTB. Dengan ketentuan transaksi diatas Rp 60 juta, kalau Rp 70 juta yang dikenakan BPHTB hanya Rp 10 juta sebesar 5 persen. Atau Rp 500 ribu, itu lah yang harus disetorkan untuk biaya BPHTB. Dan uang itu pun langsung disetor ke Bank Pembangunan Daerah (BPD),\" jelasnya. \"Kenaikan BPHTB itu kemungkinan akan terjadi pada tahun 2015, kerena adanya perubahan ekonomi masyarakat kaur,\" jelasnya.(823)
Transaksi Adat Kendala BPHTB
Rabu 17-07-2013,22:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 30-03-2026,17:08 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien
Senin 30-03-2026,16:49 WIB
Pemkot Bengkulu Sampaikan LKPJ 2025, Fokus Anggaran pada Pelayanan Dasar dan Sinergi Pembangunan
Senin 30-03-2026,16:58 WIB
APH Dilibatkan, Perambahan Lahan Pelindo di Teluk Sepang Tak Terbendung
Senin 30-03-2026,17:00 WIB
Bengkulu Maju, Tapi Belum Tuntas: IPM Naik, Pengangguran Masih Jadi Tantangan
Senin 30-03-2026,16:47 WIB
Pemkot Kota Bengkulu Catat Kinerja Positif 2025, IPM Meningkat dan Raih Predikat Kota Sangat Inovatif
Terkini
Selasa 31-03-2026,13:43 WIB
Pelajar SMA Jadi Korban Penusukan OTD di Penurunan
Selasa 31-03-2026,13:41 WIB
Pemprov Bengkulu Usulkan 6 Titik Kampung Nelayan Merah Putih
Selasa 31-03-2026,13:38 WIB
Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha, Dorong Kawasan Industri Pulau Baai
Selasa 31-03-2026,13:34 WIB
Pemprov Bengkulu Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Perkuat Transparansi Keuangan
Selasa 31-03-2026,11:51 WIB