JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menanggapi dengan enteng kasus kerusuhan yang berujung kaburnya ratusan napi dari Lapas Tanjunggusta, Medan, Sumut.
Ruhut mengatakan, penyebab utama tragedi itu adalah over capacity Lapas Tanjunggusta. Faktor pemicu amarah, lanjut politisi Partai Demokrat itu, adalah matinya listrik dan air di lapas.
\"Karena over capacity dan dipicu amarah sesaat. Marah karena mau shalat tak bisa (tak bisa wudhu, red), menjelang waktu berbuka puasa pula. Mereka marah. Jadi tak ada kaitannya dengan masalah PP (PP Nomor 99 Tahun 2012, red),\" ujar Ruhut kepada JPNN, kemarin (14/7).
Apakah Komisi III DPR yang mengurusi soal hukum akan mendorong pemerintah segera membangun lapas-lapas sehingga tidak over capacity? Ruhut tidak menjawab tegas.
Dia hanya mengatakan bahwa bukan perkara mudah membuat para anggota DPR kompak, satu pendapat, dalam menyikapi satu kasus. Dengan demikian, pengambil keputusan terhadap satu masalah, teramat susah.
\"Ambil contoh yang terbaru, RUU ormas. Begitu alotnya. Tidak gampang membuat keputusan di DPR. Partai kecil pun, dengan berapa anggota DPR, merasa berkuasa. Tapi begitu diajak voting, tidak mau,\" kata pria yang biasa dipanggil Bang Poltak ini.
Terlebih, kata dia, pembangunan gedung-gedung Lapas terkait dengan penganggaran, yang harus mendapat persetujuan DPR. \"Soal anggaran, juga terkait partai. Jika partai merasa tak punya kepentingan, tak peduli mereka,\" celoteh Ruhut.
Menurut Ruhut, jika over capacity tak segera diatasi, ya kemungkinan besar kasus mirip kasus di Tanjunggusta ini bakal terulang lagi.
Jadi solusinya apa? Dia mengatakan, rakyat harus kompak memilih satu partai, hingga bisa menang lebih 50 persen suara. Ini agar pengambilan keputusan di DPR bisa cepat. \"Untuk saat ini, saya hanya bisa bilang, waspadalah.. waspadalah.. waspadalah,\" ujarnya serius, meniru kalimat khas \"Bang Napi\". (sam/jpnn)
Ruhut Sitompul: Waspadalah…Waspadalah
Senin 15-07-2013,11:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 21-10-2026,09:43 WIB
Greenpeace Soroti Krisis Iklim dan Biaya Hidup, Pemerintah Siapkan Stimulus Jumbo
Rabu 21-10-2026,09:50 WIB
Eks Anggota Parlemen Singapura Buka Suara soal Kritik Muhammad Lutfi, Singgung Konfrontasi RI-Malaysia
Rabu 21-10-2026,09:46 WIB
BMKG Gunakan Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Karhutla di Sumatra-Kalimantan, Begini Cara Kerjanya
Rabu 21-10-2026,09:59 WIB
Sejarah Baru! Indonesia Gelar Perdana FIA Rallycross World Cup 2026 di Ancol
Rabu 21-10-2026,09:55 WIB
PPG Daljab Guru Madrasah 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Terkini
Rabu 21-10-2026,17:05 WIB
5 Tanaman Hias Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Cocok untuk Indoor dan Outdoor
Rabu 21-10-2026,14:56 WIB
Perpanjang MoU dengan Kejati Bengkulu, Pelindo Perkuat Pengawalan Hukum Operasional Pelabuhan
Rabu 21-10-2026,14:54 WIB
Kuliner Gang Viral Hadir di Bengkulu, Puluhan Tenant Populer Jakarta Meriahkan Mega Mall
Rabu 21-10-2026,14:51 WIB
Pemkot Bengkulu Hadirkan Layanan NIB di Belungguk Point, UMKM Bisa Urus Izin Sambil Beraktivitas
Rabu 21-10-2026,14:41 WIB