BENGKULU, BE - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bengkulu 2013-2018, Dr H Ahmad Badawi Saluy SE MM, meminta agar pihak eksekutif Pemerintah Kota dapat memperdalam konsep program Satu Miliar Satu Kelurahan (Samisake). Hal ini diutarakannya ketika dikonfirmasi mengenai perjalanan Raperda RPJMD tersebut, kemarin. Dijelaskannya, Pemerintah Kota harus benar-benar dapat menggambar kesiapannya dalam melatih sumber daya manusia di kelurahan agar dana yang digulirkan melalui Samisake tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. \"Kita harus was-was. Jangan sampai nanti lurah tidak tahu apa yang harus dia perbuat dengan dana besar itu. Harus dipetakan berapa orang miskin di suatu kelurahan, misalnya. Hal-hal semacam ini harus jelas. Ini lah yang belum kami lihat dari konsep yang kami terima dari Bappeda baru-baru ini,\" katanya. Badawi menambahkan, Pemerintah Kota juga harus menyiapkan instrumen yang diperlukan dalam menjalankan Samisake tersebut nantinya. Menurut dia, setidaknya harus ada Juklak (Petunjuk Pelaksanaan) dan Juknis (Petunjuk Teknis) agar pemberian dana ini kepada masyarakat dapat jelas dan tepat sasaran. \"Termasuk siapa-siapa yang pantas menerimanya. Apakah yang menerima orang yang punya usaha atau pengangguran murni misalnya. Apakah mereka akan mendapatkan rekomendasi dahulu dari tokoh masyarakat setempat misalnya. Hal-hal semacam ini harus gamblang,\" terangnya. Menjawab hal ini, Walikota H Helmi Hasan SE mengungkapkan, ia selalu mengapresiasi setiap masukan yang disampaikan atas program-programnya. Hanya saja diharapkannya, basis kritikan tersebut jangan sampai menghalangi rakyat untuk mendapatkan apa yang menjadi haknya. \"Jangan sampai program ini dihalang-halangi orang-orang yang tidak mau Samisake sampai kepada rakyat. Stop dulu lah. Rakyat kita lagi susah. Jangan sampai kita mengedepankan kepentingan politik, tapi mengorbankan rakyat,\" tandasnya. Mengenai Rp 3 miliar dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang dikritisi bukan bagian dari Samisake, Helmi menjawab enteng. \"Siapa bilang itu tidak bisa kita masukkan sebagai kategori Samisake. Terlepas itu dari hutang atau bukan. Yang jelas lihat prinsipnya, buat siapa dana ini dan untuk apa? Kalau kita selalu mencari-cari apa yang kurang kan kesannya kita memang punya niat yang tidak baik. Jangan sampai kita terbentur oleh kepentingan pragmatis,\" pungkasnya. (009)
Perdalam Konsep Samisake
Jumat 12-07-2013,11:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 03-07-2026,14:27 WIB
Jumlah Desa Dipimpin Pjs di Bengkulu Utara Bertambah Jadi 23
Jumat 03-07-2026,13:44 WIB
Raih 5 Medali O2SN Provinsi, Kontingen Kaur Gagal Tembus Nasional
Jumat 03-07-2026,13:58 WIB
Pemkot Bengkulu Serahkan Bantuan Kursi Roda, Wujud Nyata Hadir di Tengah Warga
Jumat 03-07-2026,13:33 WIB
Hujan Tak Surutkan Semangat, Kontingen Bengkulu Meriahkan Karnaval Nusantara APEKSI di Medan
Jumat 03-07-2026,13:38 WIB
26 ODGJ Dievakuasi, Pemkab Kaur Kejar Target Bebas Pasung 2026
Terkini
Jumat 03-07-2026,15:35 WIB
Doni Aftarizal Tegaskan Serius Maju sebagai Calon Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Ini Tanggapan RBMG
Jumat 03-07-2026,14:27 WIB
Jumlah Desa Dipimpin Pjs di Bengkulu Utara Bertambah Jadi 23
Jumat 03-07-2026,14:22 WIB
Kurir Sabu Antarprovinsi Dibekuk di Pelabuhan Bengkulu, Polisi Sita 27,3 Gram Sabu
Jumat 03-07-2026,14:03 WIB
Dinsos Kota Bengkulu Usulkan 15.263 Warga Masuk PBI-JK, Perluas Akses Jaminan Kesehatan
Jumat 03-07-2026,13:58 WIB