BENGKULU, BE - Sebanyak 110 desa menerima bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Pusat sebagai kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Masing-masing desa akan mendapatkan anggaran Rp 178 juta per desa. \"Anggaran ini untuk pembangunan irigasi yang pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada perangkat desa,\" kata Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera Hastina Zulkarnain, usai Rapat Koordinasi dengan Asisten II Setda Pemprov, di Kantor BWSS, kemarin. Dia mengatakan pekerjaan proyek irigasi diserahkan sepenuhnya kepada perangkat desa dan masyarakat sekitar. Masing-masing desa akan mendapatkan pendamping pelaksanaan proyek. \"Saat ini 110 desa tersebut sudah diajukan ke Kementerian PU untuk diverifikasi,\" katanya. Program rehabilitasi irigasi kecil ini baru dilakukan tahun ini, anggarannya sudah disiapkan dalam APBD Perubahan 2013. Nama programnya adalah program percepatan perluasan Sumber Daya Air irigasi kecil. \"Nanti masyarakat yang menentukan lokasinya,\" katanya. Asisten II Setda Pemprov Ir Nahsyah MT MM mengatakan jika program tersebut sangat membantu pengentasan kemiskinan di Provinsi Bengkulu, khususnya di desa. \"Diharapnkan masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik,\" katanya. Bantuan sosial tersebut sebagai bentuk kompensasi karena kenaikan harga BBM, sehingga pemerintah benar-benar mengalihkan subsidi kepada kepentingan masyarakat. \"Irigasi yang selama ini menjadi keluhan, dapat teratasi,\" katanya. Selain itu, Nahsyah berharap program PNPM tetap dilanjutkan oleh pemerintah pusat. Sehingga dapat terus membantu pemerintah daerah untuk mengurangi angka kemiskinan. \"Memang periode ini habis, tapi kedepan dengan kabinet yang baru kita minta dilanjutnya,\" katanya. Terkait dengan proyek-proyek yang dikelola oleh BWSS Bengkulu, Nahsyah berharap agar setiap proyek pembangunan di koordinasikan dengan Pemerintah provinsi dan kabupaten/Kota. Perlunya koordinasi tersebut, sehingga jika ada perawasan setelah pembangunan usai. \"Maka perlu dilakukan MoU dengan Kabupaten/Kota, agar memelihara. Jangan sampai, kabupaten kota tidak tahu, sehingga tidak ada perawatan. Kesannya hanya membuang-buang uang saja,\" katanya. (100)
110 Desa Terima Bansos
Kamis 11-07-2013,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 22-05-2026,17:36 WIB
Gusril Pausi Tabuh Dol, Festival Gurita 2026 Resmi Gebyar Lapangan Merdeka Bintuhan
Jumat 22-05-2026,10:22 WIB
Usut Dugaan Korupsi Pasar Pagar Dewa, Kejari Bengkulu Geledah Rumah Ketua Koperasi dan Sita 200 Dokumen
Jumat 22-05-2026,16:40 WIB
Kebijakan Ekspor Sawit Satu Pintu Diwaspadai, Harga TBS Bengkulu Utara Relatif Stabil
Jumat 22-05-2026,12:54 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Pecinta Honda PCX 160 untuk Riding dan Nongkrong Bareng
Jumat 22-05-2026,17:41 WIB
Rekomendasi BKN Turun, Pemkab Rejang Lebong Batalkan Massal Kelulusan 50 Peserta PPPK 2024
Terkini
Jumat 22-05-2026,17:41 WIB
Rekomendasi BKN Turun, Pemkab Rejang Lebong Batalkan Massal Kelulusan 50 Peserta PPPK 2024
Jumat 22-05-2026,17:36 WIB
Gusril Pausi Tabuh Dol, Festival Gurita 2026 Resmi Gebyar Lapangan Merdeka Bintuhan
Jumat 22-05-2026,17:30 WIB
Lebih dari Satu Dekade Memersatukan Nusantara, Astra Motor Bengkulu Kupas Fakta Seru Honda Bikers Day
Jumat 22-05-2026,17:09 WIB
Regenerasi Organisasi, Kapolda Yudhi Sulistianto Pimpin Langsung Sertijab PBVSI dan INKANAS Bengkulu
Jumat 22-05-2026,17:02 WIB