TAIS, BE-Hingga kini, pasca kenaikan harga BBM, Pemkab Seluma belum mengatur harga eceran. Akibatnya, pedagang eceran BBM di wilayah Seluma meatok harga premium hingga Rp 800 per liter. “Penetapan harga eceran BBM, belum. Namun kita tetap melarang pedagang untuk menjual BBM diatas harga dengan harga tinggi,” terang Kadisperindagkop dan UKM Seluma, Drs Ramlan Fahmi. Dikatakannya, di wilayah Kota Tais dan sekitarnya, harga Rp 7000 per liter. Sedangkan di wilayah kecamatan yang jauh boleh dijual Rp 7500 per liter. Ditambahakannya, tiga SPBU di Kabupaten Seluma yakni SPBU Sukaraja, Tais, dan Sendawar dilarang untuk menjual BBM kepada pengecer melebihi jatah sebanyak 60 liter. Karena paling banyak BBM boleh dibeli sebanyak 60 liter oleh pedagang serta bagi pedagang yang sudah memegang kartu. “Jangan sampai stok di SPBU kosong karena banyak dijual ke pedagang,” ujarnya lagi. Terpisah Asisten II Pemkab Seluma Drs Julian Zuherwan, M.Si mengatakan sebelum harga BBM naik sudah pernah dilakukan rapat membahas untuk mengatasi situasi sebelum kenaikan. Namun memang belum ditetapkan untuk harga eceran BBM bagi para pedagang eceran. Namun dirinya juga meminta kepada pedagang eceran untuk sama-sama memahami kondisi masyarakat serta tidak menjual BBM terlalu tinggi. “Nanti akan kami bahas lagi,” tegasnya. (333)
BBM Eceran Belum Diatur
Selasa 09-07-2013,18:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Rabu 28-10-2026,17:10 WIB
Empat Desa di Mukomuko Minim Pesaing, Calon Kades Bisa Lawan Kotak Kosong
Rabu 28-10-2026,16:52 WIB
Disdikbud Mukomuko Dorong PAUD Cetak Anak Kreatif dan Berani Mencari Solusi
Rabu 28-10-2026,16:59 WIB
Menangis di Hadapan Hakim, Eks Bupati Fikri Minta Keringanan Hukuman dalam Kasus Ijon Proyek ?
Rabu 28-10-2026,17:01 WIB
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Kejati Bengkulu Kampanyekan Perlawanan terhadap Korupsi
Terkini
Kamis 29-10-2026,14:29 WIB
Syamsu Ihwan Tolak Bimtek DPRD, Pilih Kedepankan Efisiensi Anggaran
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Tragedi Kereta Cepat di Spanyol: 68 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Terluka
Kamis 29-10-2026,11:23 WIB
Setahun Sekolah Rakyat, 44 Ribu Anak Nikmati Pendidikan Gratis, Gus Ipul Terharu
Kamis 29-10-2026,11:17 WIB
Honor Guru Pesantren di Bawah Rp500 Ribu, Ditjen Pesantren Diharapkan Jadi Solusi
Kamis 29-10-2026,11:12 WIB