TAIS, BE-Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Seluma yang kini tengah membangun auning pedagang kaki lima (PKL) di halaman eks kantor Camat Seluma di Jalan Merdeka Raya Kelurahan Pasar Tais, diminta tak menggusur situs sejarah. Pasalnya, di lokasi tersebut terdapat tugu cikal bakal terbentuknya Seluma menjadi kabupaten. “Masa situs sejarah ikut tergusur dengan pembagunan auning. Harusnya, situs sejarah itu dijaga dengan baik,” kata anggota DPRD Seluma, Martoni SHI. Dijelaskannya, sejak awal pemekaran kabupaten seluma di 2003 lalu situs sejarah ayang ada ini memang tidak mendapatkan perhatian dar semua pihak dan sekarangpun situs sejarah berupa tungu ini kini memprihatinkan karena disekitar lokasi dipenuhi sampah. Namun, kembali akan dihancurkan dengan akan membagun auning. Serta kegiatan yang dilakukan juga mendapat kecaman dari sejumlah tokoh presidium Kabupaten Seluma. “Hendaknya dinas terkait ini dapat berkoordinasi dengan sejumlah pihak, sehingga tindakan yang dilakukan ini tidaklah melenceng,” terangnya.b
Auning PK5 Gusur Situs Sejarah
Senin 08-07-2013,21:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Rabu 28-10-2026,17:10 WIB
Empat Desa di Mukomuko Minim Pesaing, Calon Kades Bisa Lawan Kotak Kosong
Rabu 28-10-2026,16:32 WIB
Peringatan Sumpah Pemuda 2026, Walikota Ajak Generasi Muda Tanamkan Kegigihan dan Empati
Rabu 28-10-2026,16:52 WIB
Disdikbud Mukomuko Dorong PAUD Cetak Anak Kreatif dan Berani Mencari Solusi
Rabu 28-10-2026,16:36 WIB
Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Mukomuko Ajak Pemuda Berani Bermimpi dan Kerja Keras
Terkini
Kamis 29-10-2026,14:29 WIB
Syamsu Ihwan Tolak Bimtek DPRD, Pilih Kedepankan Efisiensi Anggaran
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Tragedi Kereta Cepat di Spanyol: 68 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Terluka
Kamis 29-10-2026,11:23 WIB
Setahun Sekolah Rakyat, 44 Ribu Anak Nikmati Pendidikan Gratis, Gus Ipul Terharu
Kamis 29-10-2026,11:17 WIB
Honor Guru Pesantren di Bawah Rp500 Ribu, Ditjen Pesantren Diharapkan Jadi Solusi
Kamis 29-10-2026,11:12 WIB