JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, meminta masyarakat bersabar soal penahanan tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek maupun gratifikasi Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang. Para tersangka terkait dugaan korupsi Hambalang yakni, bekas Menpora Andi Alifian Mallarangeng dan bekas pejabat PT Adhi Karya Teuku Bagus M. Noor. Sedangkan dugaan gratifikasi terkait proyek Hambalang yakni bekas Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. \"Pokoknya tunggu saja, lihat saja tunggu saja,\" tegas Abraham, Jumat (5/7), di Kantor KPK. Dia menyatakan, jangan membandingkan kasus Hambalang, dengan kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi yang menjerat tersangka bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq. \"Jangam dibanding-bandingkan. Kasus LHI kan OTT (operasi tangkap tangan), jadi beda perlakuannya, kita terikat dengan waktu,\" ujarnya. Kalau Hambalang, ia menegaskan, bukan kasus yang terbongkar melalui OTT. Yang jelas, kata Abraham, tidak ada diskriminasi pada kasus-kasus yang ditangani KPK. \"Cuma ini masalah teknis,\" katanya. Dia menyatakan, KPK siap menerima kritikan, dalam menangani kasus. Namun, ia melanjutkan, yang jelas KPK bekerja profesional dan pruden. \"Kita tidak boleh didesak baik oleh partai politik, pemerintah maupun LSM, karena KPK independen,\" ungkapnya. Saat ini baru satu tersangka terkait Hambalang yang sudah ditahan KPK. Yakni, bekas pejabat Kementerian Pemuda Olahraga, Deddy Kusdinar. (boy/jpnn)
KPK Pastikan Segera Tahan Tersangka Hambalang
Sabtu 06-07-2013,07:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,14:23 WIB
Bupati Mukomuko Lantik 80 Pejabat ASN, Berikut Daftar Lengkap Eselon III, IV dan Fungsional
Kamis 12-03-2026,13:44 WIB
Kesaksian di Sidang Tipikor, Bebby Hussy Disebut Dermawan, 20 Tahun Bantu Anak Disabilitas
Kamis 12-03-2026,12:53 WIB
Dugaan Korupsi DD Bandar Agung Terus Didalami, Penyidik Turun Cek Pekerjaan Desa
Kamis 12-03-2026,12:41 WIB
Antisipasi Penimbunan Selama Ramadan, Unit Tipidter Polres BS Sidak Pasar Ampera
Kamis 12-03-2026,15:00 WIB
Pilihan Minuman Takjil yang Ramah Gula Darah Saat Berbuka Puasa
Terkini
Jumat 13-03-2026,12:32 WIB
Operasi Ketupat Nala 2026 Digelar, 137 Personel Polres Bengkulu Selatan Amankan Lebaran
Jumat 13-03-2026,12:29 WIB
Menuju Penyidikan, Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa oleh Warek III Unived
Jumat 13-03-2026,12:26 WIB
Vonis Kasus Mega Mall, Ahmad Kanedi Divonis 2,5 tahun, Kurniadi Bengawan 7 Tahun
Jumat 13-03-2026,11:47 WIB
Operasi Pekat Nala I 2026, Polisi Bongkar Judi, Premanisme hingga Penimbunan BBM
Jumat 13-03-2026,11:28 WIB