BENGKULU, BE - Perkembangan ekspor Provinsi Bengkulu menunjukkan geliat yang kurang menggembirakan. Sebab, dalam kurun waktu 2 bulan terakhir yaitu bulan April dan Mei, trend ekspor Bengkulu mengalami penurunan. Jika pada bulan April lalu ekspor Bengkulu turun sebesar sebesar 34,23 persen dengan nilai tercatat sebesar US$ 13,152 juta, maka pada bulan Mei kemarin ekspor Bengkulu kembali mengalami penurunan menjadi US$ 10,918 juta. \"Jika dibandingkan dengan April maka ekspor kita pada bulan Mei kemarin mengalami penurunan sebesar 16,99 persen,\'\' ungkap Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu, Ir Dody Herlando MEcon. Ditambahkan, berdasarkan komoditas, ekspor batubara tercatat sebesar US$ 10,295 juta atau turun sebesar 13,70 persen bila dibandingkan dengan ekspor pada bulan April 2013 yang tercatat sebesar US$ 11,930 juta. Ekspor Cangkang Sawit tercatat sebesar US$ 0,623 juta atau turun sebesar 32,21 persen bila dibandingkan dengan ekspor pada bulan April 2013 yang tercatat sebesar US$ 0,919 juta. Sedangkan jika dilihat pada tahun 2013 ini ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan Januari hingga Mei 2013 tercatat sebesar US$ 73,73 juta, turun sebesar 34,09 persen bila dibandingkan dengan ekspor pada bulan Januari hingga Mei tahun 2012 yang tercatat sebesar US$111,86 juta. Jika dilihat dari negara tujuannya, ekspor Bengkulu pada bulan Mei 2013 lalu terbesar menuju Indian yang mencapai angka US$ 3,691 juta atau 33,81 persen dari keseluruhan ekspor, diikuti Jepang US$ 2,296 juta atau 21,03 persen, Srilangka US$ 1,271 juta atau 11,64 persen, Vietnam US$ 1,006 juta atau 9,21 persen, Malaysia US$ 0,763 juta atau 6,99 persen, Philipina US$ 0,682 juta atau 6,25 persen, Polandia US$ 0,613 juta atau 5,61 persen, Kamboja US$ 0,586 juta atau 5,37 persen dan yang terakhir Italia US$ 0,010 juta atau 0,09 persen. Sementara itu dari sisi impornya, pada bulan Mei 2013 nilai impor melalui pelabuhan Pulau Baai Provinsi Bengkulu mencapai US$ 2,933 juta atau mengalami kenaikan dibandingkan bulan April 2013 yang tercatat sebesar 1,217 juta. Impor pada bulan Mei berasal dari negara Singapura yaitu Komoditas Aspal sebesar US$ 2,540 juta dan negara Vietnam yaitu komoditas Semen sebesar US$ 0,393 juta. \"Semoga dengan adanya impor aspal ini, infrasturktur jalan di Bengkulu segera diperbaiki terutama menjelang lebaran ini,\" harap Dody. (251)
Ekspor Bengkulu Turun 16,99%
Kamis 04-07-2013,09:35 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 31-07-2026,16:13 WIB
HIPKA Bengkulu Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus, Dorong Investasi Daerah
Jumat 31-07-2026,16:35 WIB
Agustus 2026, Ribuan KPM di Mukomuko Bakal Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Jumat 31-07-2026,16:04 WIB
Universitas Dehasen dan Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Sinergi Tri Dharma untuk Mendukung Pembangunan Daerah
Jumat 31-07-2026,16:25 WIB
Petani Sawit Mengeluh, Hanya 22 dari 42 PKS di Bengkulu Rutin Laporkan Harga TBS
Jumat 31-07-2026,16:18 WIB
PWI Provinsi Bengkulu Silaturahmi dengan Kapolda, Perkuat Sinergi Informasi untuk Pembangunan
Terkini
Jumat 31-07-2026,18:38 WIB
Pj Sekda Kota Bengkulu Apresiasi Bakti Sosial Kodim 0407 pada HUT Perdana Kodam XXI/Radin Inten
Jumat 31-07-2026,18:20 WIB
Babak Baru Dugaan Korupsi PLTA Musi, Sembilan Terdakwa Segera Jalani Sidang
Jumat 31-07-2026,16:52 WIB
Demam Padel Makin Meluas, D'Gendiz Championship Series II Siap Guncang Bengkulu
Jumat 31-07-2026,16:39 WIB
Cegah Karhutla di Mukomuko, Kapolres Tegaskan Ancaman Hukuman 15 Tahun Penjara Bagi Pembakar Lahan
Jumat 31-07-2026,16:35 WIB