RATU SAMBAN, BE - Walau penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) banyak menuai protes, tak membuat PT Pos Bengkulu menghentikan penyaluran kompensasi bahan bakar minyak itu. Koordinator pendistribusian Kartu Peduli Sosial (KPS) yang juga Manajer Antaran PT Pos Bengkulu, Agung Adrian, mengatakan, distribusi dan penyaluran bantuan itu sesuai dengan data yang telah direkomendasikan dari pemerintah. \'\'Persoalan data tidak tepat sasaran, itu hak dari pemerintah,\" ujarnya. PT Pos, katanya tidak akan menghentikan penyaluran bantuan tersebut selama tidak ada perintah dari pemerintah daerah melalui putusan yang resmi. Diakui masih banyak warga yang datang dan mengadukan karena tidak dapat KPS atau bantuan itu. Mereka ini kemudian diminta untuk mengisi formulir yang telah disediakan khusus dari Kementerian Sosial. Formulir yang terisi itu selanjutnya akan diusulkan ke Pemda untuk diusulkan ulang untuk dijadikan data penerima baru. \"Kita arahkan warga mengadu ke kelurahan, karena di sanalah posko pengaduan itu dibuka dan data baru itu akan diusulkan ke pusat,\" katanya. Namun pernyataan pihak Kantor Pos itu dibantah Sekretaris Lurah Kebun Beler, Syahminan SSos. Menurutnya sejak penyaluran BLSM, tidak ada posko pengaduan yang dibuka. Dirinya hampir tiap hari melayani warga yang protes, namun tidak bisa merekomendasikan. Kelurahan hanya menyampaikan bahwa data penerima BLSM dilakukan oleh Badan Pusat Statistik. \"Kita tidak menerima formulir perubahan data itu, kelurahan juga tidak membuka posko pengaduan,\" terangnya. Tak Libatkan BPS Terpisah, Kepala BPS Provinsi Bengkulu Ir Dody Herlando MEcon menyatakan BPS tidak memiliki dan diberi basis data terpadu, baik nama atau alamat oleh tim nasional percepatan penanggulangan lemiskinan (TNP2K). Karena Data pendataan program perlindungan sosial (PPLS) 2011 yang dijadikan basisdata terpadu oleh TNP2K untuk penentuan jumlah dan nama-nama penerima program kemiskinan termasuk BLSM sepenuhnya milik TNP2K. \"BPS hanya sebatas membantu TNP2K mengumpulkan data. Dan yang menentukan penerima BLSM sepenuhnya adalah TNP2K dibawah sekretariat wakil presiden,\" terang Dody. Dody menyarankan, jika ada masyarakat yang ingin menanyakan terkait data BLSM ini, untuk menanyakan langsung kepada TNP2K melalui tim Koordiansi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPD) yang ada di daerah sebagai kepanjangan tangan dari TNP2K. Selain itu Dody juga mengatakan ia belum mendapat informasi terkait akan ada penambahan data penerima BLSM ini, namun ia meminta kepada segenap masyarakat yang merasa tidak layak menerima BLSM tersebut untuk segera melapor, karena saat ini pemerintah hanya bisa melakukan pergantian saja. (247/251)
Pos Abaikan Protes BLSM
Selasa 02-07-2013,11:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,13:11 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Babak Baru Pertahanan Maritim RI
Selasa 28-07-2026,13:04 WIB
Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM dan Riset Dukung B60 hingga Etanol
Selasa 28-07-2026,13:08 WIB
Memanfaatkan Warisan Bumi Guna Mendongkrak Ekonomi Warga Perbatasan
Selasa 28-07-2026,13:25 WIB
Audiensi dengan Ombudsman RI, Helmi Hasan Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Transparan
Selasa 28-07-2026,13:06 WIB
Kemenpar dan Kemensos Perkuat Akses Pendidikan dan SDM Pariwisata
Terkini
Selasa 28-07-2026,16:25 WIB
Petani di Curup Utara Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Selidiki Pelaku
Selasa 28-07-2026,16:23 WIB
Stok Pangan di Kota Bengkulu Aman, Pemkot Catat Konsumsi Rokok dan Kosmetik Meningkat
Selasa 28-07-2026,16:21 WIB
Fikri Thobari Didakwa Terima Rp2,5 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Fee Proyek
Selasa 28-07-2026,16:12 WIB
Peringati Hari Koperasi ke-79, Dinkop UKM Kota Bengkulu Dorong Koperasi Bertransformasi Digital dan Tingkatkan
Selasa 28-07-2026,15:59 WIB