RATU SAMBAN, BE - Tarif angkutan kota (Angkot) dalam Kota Begkulu, naik menjadi Rp 1000 atau naik 50% dari tarif sebelumnya Rp 2000. Dengan kenaikan tersebut, maka tarif baru Angkot dalam kota menjadi Rp 3000. Besaran itu ditetapkan setelah melalui kesepakatan bersama dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi Kota Bengkulu dengan melibatkan, Organsisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), tokoh masyarakat, mahasiswa, dan sopir sendiri. Rapat yang digelar di aula Dinas pariwisata kota itu, berlangsung cukup lama, pun begitu tidak menimbulkan gejolak dalam rapat. \"Tadi telah disepakati tarif Angkot baru. Besaranya sama dengan tarif sementara yakni umum Rp 3000 dari tarif sebelumnya Rp 2000/penumpang, mahasiswa Rp 2000 dari Rp 1500/penumpang dan pelajar Rp 1500 dari Rp1000/penumpang,\" ungkap Kadishubkominfo Kota Bengkulu, Ivansori SIP kepada wartawan usai Rakor, kemarin. Diterangkannya, besaran kenaikan tarif ini diambil karena dasar kenaikan bahan bakar minyak yang dilakukan 22 Juni lalu. Karena ini telah disepakati, maka Dishub akan mengusulkan hasil rapat ini ke walikota untuk segera dibuatkan Surat Keputusan (SK) Walikota yang selanjutnya dijadikan dasar penarikan tarif baru. \"Sore ini (kemarin, red) usulan tarif baru akan kita sampaikan ke walikota, dan besok insyaAllah SK itu sudah diteken dan sudah bisa diedarkan dan diberlakukan,\" tegasnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Drs Ahmad Nurdin SH menuturkan, penetapan tarif berpijak pada aturan yang berlaku dengan pertimbangan-pertimbangan kedaerahan.Pun begitu tetap mengacu pada UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Dalam UU tersebut didalamnya mengatur hak dan kewajiban baik konsumen maupun pengusaha. Artinya apapun yang disepakati itu jangan sampai merugikan kedua pihak. Di sisi lain, Ketua Organda Kota Bengkulu, Maharyadi menuturkan, apa yang telah diputuskan sesuai dengan tarif sementara yang telah diberlakukan sebelumnya. \"Kita tadi mengusulkan ada dua porsi, yakni untuk umum Rp 3500 dan Rp 3000 sedangkan mahasiswa dan pelajar tetap. Namun disepakati untuk umum Rp 3000, \" katanya. Maharyadi mengakui tingginya tarif ini melebihi dari besaran persentase yang ditetapkan nasional sebesar 20 persen, namun hitung-hitungan ini berdasarkan volume, penghasilan perhari yang diperoleh sopir serta pembelian harga BBM perharinya, sehingga besaran itu dinilai cukup. Selama satu pekan ini telah memberlakukan tarif baru, dan selama itu pula konsumen tidak ada yang protes. Artinya dengan tarif baru ini konsumen menyetujuinya. \"Kita sudah enam hari gunakan uji coba tarif baru, hasilnya aman-aman saja,\" tukasnya. (247)
Naik 50%,Tarif Angkot Rp 3000
Kamis 27-06-2013,11:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 13-10-2026,15:58 WIB
Pemkab Mukomuko Siapkan Usulan Rp9 Miliar untuk Gedung Metrologi Legal ke Kemendag
Selasa 13-10-2026,16:03 WIB
Pemkab Mukomuko Dukung PPPK Penuh Waktu, tetapi Minta Kejelasan Siapa yang Menanggung Gaji
Rabu 14-10-2026,09:47 WIB
Tak Perlu Kebun Luas, Ini Cara Menanam Tomat di Polybag dari Benih hingga Panen
Rabu 14-10-2026,10:11 WIB
Survei Celios: 75 Persen Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, Ini Kata Gibran
Rabu 14-10-2026,09:39 WIB
Tren Kejar Marathon Meningkat, Fisik dan Finansial Wajib Siap
Terkini
Rabu 14-10-2026,15:58 WIB
Dinsos Kota Bengkulu Perkuat Ribuan Agen Perlinsos, Bansos Diharapkan Makin Tepat Sasaran
Rabu 14-10-2026,15:46 WIB
Terseret Arus di Kawasan Dahan Langit, Anak 9 Tahun di Kaur Meninggal Dunia
Rabu 14-10-2026,10:47 WIB
BAZNAS Bidik Rp70 Triliun pada 2027, Mustahik Didorong Jadi Muzaki
Rabu 14-10-2026,10:11 WIB