KOTA BINTUHAN, BE – Mapolres Kaur sudah mencurigai bahwa salah satu pemicu konflik sosial yang baru yakni persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM). Mengingat kenaikan BBM khususnya di Kabupaten Kaur dapat memancing kecemburuan sosial. Bahkan jika tidak ditangani dengan arif dan bijaksana akan menjadi pemicu konflik sosial yang baru. \"Untuk itu himbauan kami supaya seluruh pihak terkait supaya tidak mengangkap enteng persoalan ini. dan tidak mencoba untuk bermain dengan BBM, karena saat ini BBM sudah menjadi ladang permainan, sehingga bisa muncul konflik,\" ujar Kapolres Kaur AKBP Andi Kirnanda SH MH, kemarin. Dikatakanya, pihaknya akan menindak pelaku yang melakukan penimbunan BBM, lantaran kenaikan BBM. Sehingga memicu kelangkaan dan kenaikan harga BBM dipasaran. Terlebih dengan Pemerintah Pusat untuk menaikan harga BBM, sehingga saat ini rentan terhadap praktek penimbunan BBM. \"Saat ini terjadi kenaikan harga eceran BBM, khususnya bensin. Para pengecer menjual bensin antara Rp 7.500 sampai Rp 8.500 per liter. Kenaikan harga eceran ini lantaran terjadi kekurangan pasokan bensin, pengecer mengaku sulit untuk mendapatkan pasokan bensin,\" jelasnya. Menyikapi banyaknya jiregen, kata Kapolres, pihaknya sudah melakukan penertiban di SPBU Bintuhan, memang sekali dan dua kali pihaknya mengalami kecolongan. Namun hal ini tidak bisa dibiarkan, pihaknya sudah menempatkan beberapa anggota untuk mengawasi. \"Kita sudah perintahkan siapa yang membawa jerigen akan ditangkap, jika tidak mengindahkan maka pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi,\" jelasnya. Sementara itu, hingga kemarin harga minyak di wilayah Nasal masih mencapai Rp 10 ribu, seperti desa terpencil kecamatan Maje dan Nasal rata-rata Rp 10 ribu/liter, sedangkan eceren di lokasi jalan raya saat ini mencapai Rp 8000/liter. Hal ini memang sudah mengalami kenaikan cukup tinggi, sebelumnya harga BBM eceran Rp 6000/liter.(823)
Kenaikan BBM Picu Konflik
Senin 24-06-2013,21:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 25-10-2026,19:00 WIB
Puncak Honda Bikers Day 2026, 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan di Ambarawa
Senin 26-10-2026,11:54 WIB
Dino Patti Djalal Buka Suara, Tegaskan 28 Tahun Mengabdi untuk Indonesia dan Bantah Tak Nasionalis
Senin 26-10-2026,09:47 WIB
Laporan Rahasia CIA Terungkap, Israel Dibayangi Ancaman Perang Saudara! Ini Pemicunya
Senin 26-10-2026,09:37 WIB
Karhutla Didorong Jadi Bencana Nasional, Nuroji Soroti Konsekuensi yang Harus Dipertimbangkan
Senin 26-10-2026,09:23 WIB
Bentuk Segitiga di Telapak Tangan, Benarkah Jadi Pertanda Datangnya Rezeki?
Terkini
Senin 26-10-2026,16:29 WIB
Pemkot Bengkulu Berpeluang Perpanjang Kontrak PPPK Paruh Waktu
Senin 26-10-2026,16:28 WIB
Sekolah di Kota Bengkulu Bakal Dapat Tambahan Panel Interaktif Digital
Senin 26-10-2026,14:44 WIB
Peran Pesantren Dinilai Besar, Bapperida Mukomuko Dorong Kebijakan Lebih Berpihak
Senin 26-10-2026,14:34 WIB
SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987
Senin 26-10-2026,14:31 WIB