BENGKULU, BE - Sesuai jadwal, hari ini (21/6) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menetapkan 5 besar anggota KPU 8 KPU Kabupaten/Kota. Dipastikan proses penetapan berjalan alot, mengingat masing-masing 10 besar calon KPU yang telah mengikuti fit and proper test diketahui sama-sama memiliki kualitas dan intengritas yang baik. Anggota KPU Provinsi Bengkulu, Zainan Sagiman SH pun tak menampik penetapan 5 besar tersebut akan alot. Diakuinya, proses tersebut akan memakan waktu dan menguras tenaga 5 komisioner KPU Provinsi. \"Kemungkinan akan alot, tapi bukan karena ada kepentingan komisioner KPU Provinsi, melainkan karena kami harus membuka kembali hasil tes fit and proper test-nya,\" ujarnya. Selain itu, KPU provinsi juga kan melakukan perangkingan berdasarkan nilai fit and proper test, tanggapan masyarakat dan beberapa dasar penilaian lainnya. \"Pokoknya kami tidak memiliki kepentingan, jika ada yang tidak layak untuk menjadi komisioner KPU, maka orang tersebut tidak akan kami lolos, karena kami melihat kualitas bukan melihat siapa orangnya,\" tegas mantan Ketua KPU Bengkulu Selatan itu. Disinggung soal banyaknya lobi yang dilakukan 10 besar Kabupaten/Kota, Zainan pun mengakuinya. Menurutnya, sejauh ini banyak \'rayuan, dari calon anggota KPU masing-masing kabupaten/kota yang masuk 10 besar meminta dirinya dan rekannya meluluskan yang bersangkutan. Rayuan pun dilancarkan melalui pesan singkat dan telepon selular. Namun, katanya, rayuan maut tersebut tidak pernah digubris pihaknya. \"SMS tersebut tidak kami balas, demikian juga saat ditelepon tidak kami angkat,\" akunya. Zainan pun memastikan bahwa yang lolos 5 besar nanti adalah orang-orang yang memang berkualitas, memiliki pengetahuan yang luas dibidang penyelenggaraan pemilu, tidak dititip oleh pejabat atau kepala daerah, dan tidak memiliki kedekatan dengan pengurus atau petinggi partai politik. \"Jika yang bagus, tapi dia terbukti sebagai titipan pejabat atau memiliki kedekatan dengan petinggi partai, maka yang bersangkutan kami pastikan tidak akan masuk ke dalam 5 besar,\" ujarnya. Sementara itu, terkait permintaan dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Wilayah Bengkulu agar KPU Provinsi memperhatikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen, Zinan mengaku hal tersebut akan menjadi pertimbangan bagi pihaknya. Hanya saja perempuan yang diloloskan tersebut adalah yang berkualitas dan mencukupi syarat, bukan hanya asal diloloskan. \"Kami akan meloloskan perempuan jika ada yang layak, kalau tidak layak untuk apa kami loloskan karena kami menginginkan komisioner yang bisa bekerja, bukan asal dilolos-loloskan saja,\" tukasnya. (400)
KPU Provinsi Banjir Rayuan
Jumat 21-06-2013,10:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 10-09-2026,11:09 WIB
Jangan Biarkan Sneakers Putih Kusam! Begini Cara Merawatnya agar Tetap Bersih
Kamis 10-09-2026,08:34 WIB
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi
Kamis 10-09-2026,10:56 WIB
Bikin Penampilan Makin Fresh, Ini Warna Outfit yang Lagi Cocok Dipakai Sehari-hari
Kamis 10-09-2026,08:40 WIB
Tembus 1 Juta Penonton, Yayasan AHM Gaungkan Keselamatan Berkendara di SMC 2026
Kamis 10-09-2026,10:48 WIB
HP Panas Saat Charging? Jangan Lakukan 5 Kebiasaan Ini
Terkini
Kamis 10-09-2026,18:29 WIB
Konferwil AMSI Bengkulu Tetapkan Alwin Feraro sebagai Ketua Periode 2026-2029
Kamis 10-09-2026,18:20 WIB
ASN dan Pensiunan Jadi Perhatian Helmi Hasan, Taspen Diminta Perkuat Pelayanan
Kamis 10-09-2026,18:19 WIB
Pemkot Bungkulu Siapkan Skema Dana Kelurahan untuk Pengadaan Tenda di TPU
Kamis 10-09-2026,17:50 WIB
Temui Gubernur Helmi Hasan, PGRI Provinsi Bengkulu Bahas Nasib dan Masa Depan Guru
Kamis 10-09-2026,17:49 WIB