TAIS,BE- Tak bisa dipungkiri, Kabupaten Seluma merupakan lokasi yang rawan terjadi konflik sosial. Mengingat saat ini terjadi keanekaragaman suku. Untuk itu, masyarakat dan pemerintah desa diminta menjaga toleransi kehidupan bermasyarakat. Hal ini dikatakan Ketua Himpunan Mahasiswa Isalam Indonesia (HMI) Komisariat Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Adiansyah Putra dalam kesempatan dialog publik di Desa Tanjungan Kecamatan Seluma Selatan, ekmarin (18/6). “Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) merupakan wadah pendeteksi akan adanya konflik di lingkungan masyarakat,” ujarnya. Selain itu, HMI juga melakukan beberapa dialog seperti yang dilakukan kemarin di Desa Tanjungan Seluma Selatan, Dalam kesempatan yang dilangsungkan ini sejumlah pembicarapun ikut hadir. Seperti Ketua MUI Kabupaten Seluma H Hamdan Hasan dan Kasat Bimas Polres Seluma AKP Budi Hartono. Dalam dialog tersebut, MUI Seluma memberikan arahan kepada seluruh MUI di kecamatan untuk tetap berada di tengah-tengah masyarakat guna menghindari konflik sosial masyarakat. Sementara itu. “Kepada masyarakat di Kabupaten Seluma agar tidak terpancing konflik. Pasalnya, setiap hal baru atau juga pendatang yang bisa menjadi pemicu konflik. Apalagi untuk Seluma saat ini terjadi keanekaragaman suku,” kata Ketua MUI Hamdan. (333)
HMI: Seluma Rawan Konflik
Rabu 19-06-2013,17:58 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Rabu 28-10-2026,16:32 WIB
Peringatan Sumpah Pemuda 2026, Walikota Ajak Generasi Muda Tanamkan Kegigihan dan Empati
Rabu 28-10-2026,17:10 WIB
Empat Desa di Mukomuko Minim Pesaing, Calon Kades Bisa Lawan Kotak Kosong
Rabu 28-10-2026,16:52 WIB
Disdikbud Mukomuko Dorong PAUD Cetak Anak Kreatif dan Berani Mencari Solusi
Rabu 28-10-2026,16:36 WIB
Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Mukomuko Ajak Pemuda Berani Bermimpi dan Kerja Keras
Terkini
Kamis 29-10-2026,14:29 WIB
Syamsu Ihwan Tolak Bimtek DPRD, Pilih Kedepankan Efisiensi Anggaran
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Tragedi Kereta Cepat di Spanyol: 68 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Terluka
Kamis 29-10-2026,11:23 WIB
Setahun Sekolah Rakyat, 44 Ribu Anak Nikmati Pendidikan Gratis, Gus Ipul Terharu
Kamis 29-10-2026,11:17 WIB
Honor Guru Pesantren di Bawah Rp500 Ribu, Ditjen Pesantren Diharapkan Jadi Solusi
Kamis 29-10-2026,11:12 WIB