PINO RAYA, BE - Yn (20), warga Pagar Alam, Sumsel, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pelaku pencurian ternak. Hanya saja, kepada polisi Yn mengaku bukanlah otak dari aksi pencurian ternak selama ini. Ia hanya diajak mencuri oleh rekan-rekannya sebanyak sebanyak dua kali. Diakuinya, muncul niat mereka mencuri ternak di Kabupaten BS, khususnya di Kecamatan Pino Raya, karena di wilayah itu ternak tidak dikandangkan oleh pemiliknya tetapi dibiarkan berkeliaran. Hal itu memudahkan pencuri menangkap ternak itu. Modus operandi yang dilakukan kompoltan curnak ini dalam menjalankan aksinya dengan cara melakukan pengintaian terlebih dahulu. Setelah dipastikan ada target ternak yang bisa dicuri, mereka kemudian berangkat ke lokasi dengan membawa mobil, tali nilon untuk mengikat ternak, senjata tajam, dan lainnya. \"Target kami dalam mencuri ternak itu beberapa hari sebelumnya. Rn dan Rs (kabur, red) terlebih dahulu melakukan pengintaian, kemudian mereka mengajak saya saat akan menangkap ternak,\" kata Yn. Setelah ternak ditangkap, Rn dan Rs serta rekannya yang lain yang diperkirakan berjumlah 9 orang membawa ternak itu ke arah Pagar Alam untuk dijual. Namun lagi-lagi Yn mengaku tidak mengetahui tempat menjual serta harga kerbau atau sapi itu dijual. \"Yang menjual rombongan Rn pak, saya tidak tahu karena setelah dijual baru mereka mengajak saya makan-makan,\" terangnya tanpa menyebutkan jumlah uang yang diterimanya. 8 Pelaku Diburu Sementara itu Kapolres BS AKBP Yohanes Hernowo SIK MH melalui Kapolsek Pino Raya Iptu Fahkrul Ikhwan SH mengatakan, pihaknya agak kesulitan menggali informasi dari pelaku. Pasalnya pelaku terkesan berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Hanya saja dari keterangan pelaku itu dirinya telah berhasil mengantongi ke-8 nama pelaku pencurian kerbau beberapa hari lalu. Diduga ke-8 pelaku itu sudah kabur ke arah Kota Bengkulu. \"Para pelaku nama-namanya sudah kami kantongi dan akan segera kami buru,\" ungkapnya. Terkait satu ekor kerbau yang diangkut pencuri di dalam mobil Suzuki Futura yang dibakar warga, sudah diketahui pemiliknya. Kerbau itu milik Buyung, warga Desa Tanjung Aur Kecamatan Bunga Mas. Saat ini kerbau itu sudah dititipkan pemeliharaannya kepada pemiliknya. \"Sepertinya para pelaku usai mencuri kerbau di Bunga Mas akan menjalankan aksinya kembali di Kecamatan Pino Raya. Beruntung aksinya dapat digagalkan warga hingga kedua unit mobil pelaku sudah berhasil diamankan sedangkan satu diantaranya sudah dibakar massa, \" terangnya. (369)
Ternak Dicuri karena Tidak Dikandang
Jumat 14-06-2013,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB