BENGKULU, BE- Kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) di rumah sakit M Yunus di tingkatkan statusnya oleh Kejaksaan Tinggi Bengkulu (Kejati). Kasus ini yang awalnya masih dalam status penyelidikan sekarang sudah masuk ke tahap penyidikan (Sidik). \"Berdasarkan hasil pengembangan kita, perkara Alkes RSMY layak kita tingkatkan ke tahap penyidikan,\" ujar Asisten Intelejen Kejati Marihot Silalahi SH. Sejauh ini Penyidik Kejati belum menetapkan tersangka atas proyek dengan pagu anggaran senilai Rp 19,7 miliar ini. Penyidik baru mengantongi dugaan kerugian negara dalam penyimpangan proyek ini mencapai miliaran rupiah. Ada 4 kegiatan dalam pengadaan Alkes, antara lain pengadaan peralatan laboratorium patalogi anatomi dan Endoscopy, pengadaan peralatan klinik, paru gigi dan THT. Juga pengadaan peralatan Laundry dan CSSD dan pengadaan peralatan ruang perawatan rawat inap dan bedah. Sementara itu Kasi penyidikan Pidsus kejati Bengkulu Douglas P Nainggolan SH mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan yang mereka lakukan ditemukan beberapa indikasi yang menyebabkan kerugian negara pada proyek tersebut. Indikasi itu ada pada spesifikasi alat yang dibeli tidak sesuai dengan yang diajukan, barang yang dibeli tidak dilengkapai izin edaran dari pihak terkait, serta adanya indikasi mark up harga. \"Kita terus melakukan penyidikan untuk memperdalam indikasi tersbut,\'\" ungkap Douglas.(251)
Kejati Sidik Alkes RSMY
Jumat 14-06-2013,10:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 23-06-2026,13:21 WIB
Kapolda Bengkulu Tutup Speak Up Challenge Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen Polri Dengarkan Aspirasi
Selasa 23-06-2026,14:57 WIB
Tim DOK-TIF Universitas Bengkulu Wakili Regional di Astra Honda SDGs Future Leaders 2026
Selasa 23-06-2026,13:56 WIB
Wali Kota Bengkulu Minta Maaf kepada Tukiyem, Lurah Anggut Bawah Terbukti Langgar Disiplin ASN
Selasa 23-06-2026,14:07 WIB
Wakil Bupati Bengkulu Selatan Dampingi Pangdam, KDKMP Jeranglah Rendah Disebut Layak Jadi Percontohan
Selasa 23-06-2026,13:29 WIB
Kasus Kredit Multiguna Bank Bengkulu Cabang Jakarta Bertambah, Mantan Kepala Cabang Resmi Jadi Tersangka
Terkini
Selasa 23-06-2026,17:28 WIB
Terungkap di Sidang! Saksi Bongkar Dugaan Modus Latifa, dari Double Input hingga Blur Laporan Keuangan
Selasa 23-06-2026,16:09 WIB
Dedy Wahyudi Beri Peringatan Keras ASN, Jangan Sakiti Rakyat Kecil
Selasa 23-06-2026,16:04 WIB
Pemkab Kaur Rotasi 22 Pejabat, Ini Pesan Sekda
Selasa 23-06-2026,16:00 WIB
Komitmen Transparansi Fiskal, Bupati Mukomuko Dukung Penuh Kanwil DJPb Bengkulu Raih Predikat WBBM
Selasa 23-06-2026,15:58 WIB