Tindakan tak terpuji dilakukan oleh H, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nani Hasanuddin Makassar yang menggunting rok dan jilbab dua anak didiknya. Menurut dia, jilbab yang menutup hingga lengan dan rok yang dikenakan kedua mahasiswinya itu melanggar standar kesehatan. Menurut pengakuan salah satu perawat RS Kanker Dharmais, Jakarta Barat, rumah sakit tidak pernah mengeluarkan batas penggunaan jilbab. \"Enggak, enggak ada larangan rumah sakit untuk memakai jilbab. Untuk panjang jilbab juga enggak diatur. Jilbab enggak menghalangi kerja kok. Di sini diberi juga pakaian dinas khusus yang berjilbab,\" ujar Nadia, salah satu perawat di rumah sakit kanker Dharmais saat dihubungi Rabu (5/6). Nadia mengatakan, meski tak ada larangan batas pemakaian jilbab, namun perawat mesti paham batas-batasnya agar pasien tetap merasa nyaman dan steril. \"Ya tapi pakai kerudung jangan yang kayak begitu juga (panjang), pakai jilbab yang enggak mengganggu. Jilbab yang dipakai ya jilbab yang menutupi dada standar saja. Cuma lebih baik panjang tangan diatur, jangan menghalangi,\" lanjutnya. Menurut Nadia, panjang lengan baju diatur sebab perawat sering memberikan pelayanan yang bersentuhan dengan pasien. Sehingga sering dikhawatirkan lengan baju bisa membawa kuman dan virus lainnya jika bersentuhan dengan pasien. \"Biasanya untuk membalut dan menginfus itu kan nunduk-nunduk otomatis lengan baju yang panjang akan menghalangi dan kena pasien,\" tutup Nadia. Sebelumnya, tindakan tak terpuji dilakukan H, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nani Hasanuddin Makassar. Kesal terhadap dua mahasiswi, Dosen H langsung menggunting jilbab dan rok dua anak didiknya. \"Di luar kontrol dosen H menggunting jilbab dan rok mahasiswi,\" ujar salah seorang petugas STIKES, Rabu (5/6). Menurut petugas yang enggan menyebutkan identitasnya itu, dua mahasiswi Program Studi D III Kebidanan yakni AR dan DS sudah berulang kali ditegur. Oleh dosen H, keduanya dinilai melanggar peraturan kampus mengenai busana akademik, yaitu mengenakan jilbab di luar standar dan rok. \"Sudah ditegur beberapa kali masih memakai seragam yang tidak sesuai,\" kata pria itu.
Kontroversi Dosen Gunting Jilbab Calon Perawat
Kamis 06-06-2013,22:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 16-06-2026,16:13 WIB
Astra Motor Bengkulu Hadirkan Honda Premium Matic di Festival Tabut, Ada Promo Hemat Angsuran Rp 8,1 Juta
Selasa 16-06-2026,16:21 WIB
Ratusan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka, Sekda Prov Bengkulu Kenang Sosok Achmad Sardi
Selasa 16-06-2026,22:00 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Sekolah Binaan Ikuti AHM Best Student 2026
Selasa 16-06-2026,16:54 WIB
Ciptakan Nilai, Wujudkan Masa Depan: Astra Motor Rayakan 56 Tahun dengan Promo Menarik
Selasa 16-06-2026,19:12 WIB
Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon
Terkini
Rabu 17-06-2026,10:31 WIB
Resmikan Pos AHASS TEFA, AHM Jembatani Siswa Masuki Dunia Industri
Rabu 17-06-2026,10:29 WIB
Tips Cari Aman Saat Naik Motor di Musim Hujan Tak Menentu, Keselamatan Tetap Prioritas Utama
Rabu 17-06-2026,09:45 WIB
Tips Cari Aman Saat Naik Motor di Musim Hujan Tak Menentu
Rabu 17-06-2026,09:43 WIB
Resmikan Pos AHASS TEFA, AHM Jembatani Siswa Masuki Dunia Industri
Selasa 16-06-2026,22:00 WIB