BENGKULU, BE - Pengamat Lingkungan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Ir Usman Yasin MSi, mengatakan, bila dampak limbah lingkungan yang bakal ditimbulkan oleh Rumah Sakit (RS) Kota harus dikaji. Pasalnya, hal ini merupakan amanat Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. \"Sangat disayangkan kalau dinyatakan bahwa Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) sudah cukup untuk menjadi pijakan bagi pendirian RS Kota. Ini bertentangan dengan Undang Undang yang lebih tinggi yang mengamanatkan harus ada kajian dan izin terhadap analisis dampak lingkungan (Amdal),\" katanya baru-baru ini. Apalagi, lanjut Usman, pembangunan RS Kota itu berada di tengah-tengah pusat kota. Sehingga menurutnya, terdapat besarnya kekhawatiran bilama pendirian RS tersebut akan mempengaruhi lingkungan di sekitarnya. \"Kalau dampak-dampak yang mungkin akan ditimbulkannya hanya dipayungi oleh UKL dan UPL, bisa dipastikan izinnya tidak akan begitu kuat,\" ujarnya. Karenanya, Usman berharap pemerintah dapat mengantisipasi hal tersebut sejak sekarang. Sebab, menurutnya, apabila tidak dipastikan sejak sekarang maka akan mengundang protes dari warga sekitar kedepannya. \"Kalau nanti ada warga yang protes, pemerintah pasti gugup. Apalagi dasar hukumnya lemah,\" tukasnya. Pun demikian, Usman menegaskan bahwa ia sangat mendukung pendirian RS Kota tersebut. Karenanya upaya memperoleh izin amdal ini ia tengarai agar pendirian RS Kota ini semakin terencana baik. \"Ini demi kebaikan bersama. Jangan sampai ada preseden yang tidak baik nantinya,\" tegasnya. Sementara itu, anggota DPRD Kota Sofyan Hardi dalam hal ini menyatakan, pendirian RS Kota harus didukung oleh semua pihak. Bilamana ada kekurangan-kekurangan, kata dia, sebaiknya hal itu dibahas di kemudian hari. \"Yang paling utama adalah RS Kota ini berdiri dulu. Kalau kita harus menunggu ini itu dulu sampai semuanya lengkap, khawatirnya tidak akan jadi-jadi rumah sakit ini. Soal amdal dan letak geografis bangunan saya kira bisa dimatangkan bila rumah sakit itu sudah berdiri,\" jelasnya singkat. (009)
Kaji Limbah RS Kota
Senin 03-06-2013,13:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB