Perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie mengatakan orang Indonesia pandai menyisihkan uang tapi kebanyakan salah tempat. Kesalahan mengalokasikan dana umumnya terdapat pada tabungan. Kebanyakan orang mengandalkan tabungan untuk simpanan hari tua juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kesalahan umum lainnya adalah membayar polis asuransi namun tak memahami tujuannya. Alhasil uang yang semestinya bisa dimaksimalkan untuk investasi yang lebih menguntungkan, mengalir ke dana asuransi yang tak jelas tujuan finansialnya. Prita mengatakan menabung tak cukup untuk memenuhi kebutuhan di hari tua. Perempuan yang tak hentinya mengedukasi pentingnya investasi ini juga mengungkapkan 50 persen orang tidak bisa membedakan antara simpanan, tabungan, dan investasi. Masalah keuangan kemudian muncul bukan hanya karena minimnya tabungan, tapi juga disebabkan oleh gaya hidup tinggi dan kebiasaan berutang. Sekitar 30 persen orang memiliki gaya hidup tinggi dan 18 persen hobi berutang. Dengan berbagai masalah keuangan dan salah tempat alokasi dana inilah, banyak orang tak mampu mewujudkan sejumlah impiannya. Seperti memiliki rumah, dana pendidikan anak, dana pensiun, juga kesempatan berlibur. Mengenai asuransi, kesalahan yang paling umum dilakukan adalah membeli asuransi dengan premi yang tidak sesuai kemampuan finansial.Rata-rata orang Indonesia menghabiskan 20 persen dari gaji bulanannya untuk premi asuransi. Padahal, semestinya alokasi dana untuk premi asuransi hanya lima persen dari gaji. \"Yang paling penting dari asuransi adalah nasabah tahu mau apa dengan asuransi tersebut. Tidak mungkin semua asuransi dimiliki, jadi memang harus memilih,\" sarannya. Prita melanjutkan banyaknya polis asuransi yang dimiliki karena mudah tergoda tawaran lantaran minimnya pengetahuan. Termasuk asuransi yang masuk dalam tagihan kartu kredit. \"Boleh saja membeli asuransi yang ditawarkan asal jelas tujuannya sesuai kebutuhan dan kemampuan. Termasuk asuransi yang masuk tagihan kartu kredit karena bagi sebagian orang ini membantu membayar bulanan. Namun pastikan Anda membayar lunas tagihan kartu kredit bukan membayar minimum payment karena itu sama saja berasuransi dengan berutang,\" sarannya.(**)
Jangan Salah Mengalokasikan Uang
Minggu 02-06-2013,11:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,16:36 WIB
Kendaraan Mogok Usai Isi BBM, Disperindag Mukomuko Sidak SPBU
Selasa 06-10-2026,16:32 WIB
Empat Saksi Diperiksa di Sidang Dugaan Korupsi SKU PLTA Musi, JPU Lanjut ke Pengadaan AVR
Selasa 06-10-2026,16:53 WIB
Pemprov Bengkulu Dorong Percepatan Penyelesaian Persoalan Agraria Lewat Koordinasi Lintas Sektor
Selasa 06-10-2026,16:20 WIB
Keterangan Tejo dan Tomi Berbeda di Sidang Perkara Bank Bengkulu, Penasihat Hukum Minta Konfrontasi
Selasa 06-10-2026,16:14 WIB
Pendaftar Tunggal di 8 Desa, Pilkades Mukomuko Bisa Ditunda hingga 2029
Terkini
Rabu 07-10-2026,14:12 WIB
Buka FGD KLHS, Wali Kota Dedy Wahyudi: Tata Ruang Harus Disesuaikan dengan Perkembangan Kota
Rabu 07-10-2026,13:58 WIB
Dinkop UKM Kota Bengkulu Verifikasi Gerai Koperasi Merah Putih di Bentiring dan Sejumlah Lokasi
Rabu 07-10-2026,13:51 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Cek Proyek Drainase di Jitra, Minta PKL Tak Berjualan di Area yang Dibangun
Rabu 07-10-2026,13:45 WIB
Injury Time Boleh Panjang di GBK, Tapi Sengketa Pemilu 2029 Jangan Sampai Ikut Panjang
Rabu 07-10-2026,13:20 WIB