BENGKULU, BE - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, terus menggenjot penyidikan kasus dugaan penyimpangan dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekotor retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Penyimpangan retribusi yang terjadi di Dinas Tata Kota Tahun 2012 lalu. Dalam perkembangannya, saat ini Kejari tengah membidik izin perumahan yang mengurus IMB tersebut. Kajari Bengkulu H Suryanto SH menuturkan, selain perumahan saat pelarangan pungutan IMB berlangsung, ada juga pembangunan provider, sehingga perlu dilakukan pengusutan IMB nya. \"Kita temukankwitansi pengembalian uang pungutan tersebut hanya Rp 8 juta, dari jumlah pungutan Rp 23 kita perorangnya. Ini berarti masih ada Rp 15 juta lagi, yang belum dikembalikan,\" jelas Kajari pada BE kemarin Lebih lanjut Kajari mengungkapkan pengusutan kasus ini tidak mudah. Sebab banyak pihak yang berperan didalamnya. Sehingga meskipun para saksi telah menyerahkan barang bukti berupa kwitansi pemungutan. Sampai hari ini Kejari belum menentukan siapa calon tersangka kasus tersebut. Dengan alasan untuk kepentingan penyidikan, Kajari enggan membeberkan siapa saja saksi yang menyerahkan kwitansi tersebut. Berulang kali Kajari mengatakan, dalam penyidikan biarlah lamban yang penting nanti ada hasilnya.\"Saksi sudah banyak yang kita periksa, untuk oknum yang mengembalikan dana pungutan saya tidak dapat membeberkannya, yang jelas orang tersebut sudah kita periksa,\" terangnya. Untuk diketahui, kasus ini berawal dari Dugaan sementara, sebanyak 725 IMB telah terbit sejak Bulan Februari sampai Awal Oktober 2012. Pada masa ini telah keluar Peraturan Walikota yang menginstruksikan larangan pungutan biaya IMB tersebut. Larangan pungutan itu berlaku sampai tanggal 3 Oktober. Namun, kuat dugaan jika oknum di Dinas Tata Kota dan BPPT tetap memungut retribusi IMB pada waktu itu.(711)
Kejaksaan Bidik Izin Perumahan
Kamis 30-05-2013,09:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-07-2026,08:39 WIB
Terlibat Pekelahian, Remaja di Bengkulu Selatan Tewas, Pelaku Masih Diburu
Kamis 09-07-2026,08:42 WIB
AKBP Aron Sebastian Resmi Pimpin Polres Bengkulu Selatan
Kamis 09-07-2026,18:05 WIB
Gengsi Akreditasi Berujung Buntung, Madrasah di Mukomuko Terancam Kehilangan Bantuan Pusat
Kamis 09-07-2026,17:46 WIB
Kasus Suap Rekrutmen PHL PDAM Bengkulu Bergulir ke Babak Baru, Polda Tetapkan Empat Tersangka Lagi
Kamis 09-07-2026,18:01 WIB
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Direktur Bank Bengkulu Agusalim Sah, Penyidikan Berlanjut
Terkini
Kamis 09-07-2026,18:06 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Genjot PAD, Maksimalkan 13 Sektor Pajak dan Retribusi
Kamis 09-07-2026,18:05 WIB
Gengsi Akreditasi Berujung Buntung, Madrasah di Mukomuko Terancam Kehilangan Bantuan Pusat
Kamis 09-07-2026,18:01 WIB
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Direktur Bank Bengkulu Agusalim Sah, Penyidikan Berlanjut
Kamis 09-07-2026,17:59 WIB
Rumus Institute Beberkan Siasat Pabrik Sawit di Mukomuko Dapat 900 Kg Buah Gratis Per Truk
Kamis 09-07-2026,17:57 WIB