CURUP, BE - Petugas Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) hingga saat ini belum memiliki data kerusakan hutan di kawasan yang menjadi kewenangannya. Hal itu terungkap dalam sosialisasi bertema pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan TNKS yang digelar Bidang Pengolahan TNKS Wilayah Bengkulu Sumatera Selatan di aula Wisma Kaba belum lama ini. \"Kami belum memiliki data kerusakaan kawasan TNKS, kawan-kawan masih melakukan penghitungan,\" ujar Petugas Balai Besar TNKS Parjono SHut, yang menjadi narasumber dalam sosialisasi tersebut. Di bagian lain, beberapa peserta sosialisasi menyesalkan tidak adanya data kerusakan kawasan hutan dimiliki oleh para petugas TNKS tersebut. \"Logikanya saja pak, kita mau memperbaiki kawasan yang rusak jelas harus tahu kerusakan dimana saja. Kalau yang rusak saja tidak tau, bagaimana mau memperbaiki kawasan,\" ujar Sabri, salah seorang peserta sosialisasi. Di bagian lain Parjono mengakui kerusakan kawasan yang selama ini terjadi dilakukan bukan oleh orang asli yang tinggal di pinggir kawasan, melainkan orang luar yang datang untuk menebang pohon di kawasan. \"Kalau penduduk asli di sekitar kawasan memiliki kearifan lokal, bahkan sangat menghormati larangan sehingga hanya memanfaatkan seadanya saja, tidak merusak kawasan,\" ungkapnya. Sementara itu, disinggung soal upaya penindakan hukum, Kasi Wilayah 6 TNKS yang ikut menjadi narasumber dalam sosialisasi tersebut menegaskan telah melakukan penindakan terhadap para perambah. \"Hanya saja sayangnya kita hanya menangkap pesuruh upahan, lalu dilimpahkan ke polisi. Untuk mengungkap dan menangkap otak perambah yang memberi modal kepada perambah bukan kewenangan kita. Kewenangan kita hanya sebatas menangkap pelaku perambah yang tertangkap tangan berada di kawasan,\" jawabnya. (999)
TNKS Tak Punya Data Kerusakan
Senin 27-05-2013,14:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,21:11 WIB
Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, SU Masih Belum Ditahan
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Jumat 06-11-2026,21:04 WIB
Fakta Penyitaan Rp2 Miliar Milik Dirut KAI pada Agustus 2025, Terkait Kasus Periode 2018–2023
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB
Tinjau Pembangunan TPS 3R di Harapan Makmur, Erna Sari Dewi Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Sumber PADes
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB