MENURUT sebuah studi terbaru, pria Perancis ternyata tidak memiliki banyak sperma. Para peneliti menemukan bahwa antara tahun 1989 dan 2005, jumlah sperma pria Perancis dalam satu milimiter turun dari 74 juta menjadi sekitar 50 juta, atau sekitar 32 persen. \"Sebenarnya jumlah itu masih dalam kisaran normal, tetapi jika jumlah ini terus mengalami penurunan. Tentunya akan sangat berbahaya,\" kata presiden Society for Male Reproduction and Urology di Birmingham, Grace Centola, seperti yang dilansir laman VITALS. NBC news, Rabu (22/5). Jadi, sebenarnya apa yang menyebabkan penurunan jumlah sperma ini? Dr Joëlle Le Moal, penulis utama studi tersebut dari Institut de veille Sanitaire di Perancis, mengatakan, teknologi modern seperti laptop mungkin mampu merusak sperma. Selain itu, paparan bahan kimia yang berbahaya juga dapat menurunkan jumlah sperma. \"Saya pikir penyebab penurunan jumlah sperma adalah kombinasi dari banyak hal, baik faktor lingkungan dan pola makan,\" pungkasnya. (fny/jpnn)
Sering Nongkrong di Depan Laptop Merusak Sperma?
Kamis 23-05-2013,19:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,09:44 WIB
Motor Nenek Digelapkan untuk Judi Online, Pemuda Manna Ditangkap di Warnet
Kamis 09-04-2026,09:00 WIB
Pengembalian Dana THL Belum Tuntas, Fakta Baru Terungkap di Sidang Suap PDAM Bengkulu
Kamis 09-04-2026,09:26 WIB
Proyek Drainase Pasar Ampera Terkendala Bangunan di Sempadan Jalan
Kamis 09-04-2026,09:33 WIB
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Kamis 09-04-2026,09:11 WIB
Dua Terduga Pelaku Pencurian Sawit di Manna Diamankan Polisi dan Warga
Terkini
Kamis 09-04-2026,16:36 WIB
Hasil Pemenang Lelang Jabatan Diumumkan Bulan Ini, Posisi Inspektur Kota Bengkulu Masih Kosong
Kamis 09-04-2026,16:34 WIB
Buron Berbulan-bulan, Pelaku Curat di Ratu Agung Akhirnya Tertangkap di Persembunyian
Kamis 09-04-2026,16:31 WIB
Terkuak! Dugaan ‘Jual-Beli Kursi’ Rekrutmen Non ASN di RSKJ Bengkulu, 40 Saksi Diperiksa
Kamis 09-04-2026,16:29 WIB
Aset Terdakwa Korupsi Tol Bengkulu Disita, Kerugian Negara Rp4 Miliar Belum Dikembalikan
Kamis 09-04-2026,15:55 WIB