BANDUNG - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat instruksikan kepada seluruh jajaran Polres/ta yang berada di wilayah hukum Polda Jabar, agara menindak tegas dengan tembak di tempat kepada berandalan bermotor yang melakukan aksi tindakan kriminalitas, serta membahayakan masyarakat dan petugas.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya mengatakan langkah ini dilakukan dalam upaya preentif (penangkalan) yang dilakukan untuk meminimalis atau mencegah aksi kriminalitas yang dilakukan oleh berandalan bermotor.
\"Tembak di tempat. Seperti tindakan dilakukan beberapa polres,\" tegas Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya kepada wartawan di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (20/5).
Hal ini cukup efektif dimana ulah berandalan motor di sejumlah wilayah Indonesia dinilai sudah meresahkan masyarakat dan bahkan menebar teror. Untuk beberapa wilayah saat ini tidak terdengar lagi aksi gerombolan tersebut, seperti di wilayah hukum Polrestabes Bandung, Polres Cimahi, Polres Cirebon, Polres Bandung.
Pihak kepolisian pun tidak akan pandang bulu dalam penegakan hukum para berandalan bermotor. Sanksi hukum yang berat siap menanti para pelakunya, tidak ada penangguhan penahan apalagi sampai mengeluarkan Surat Penghentian Penghentian Penyelidikan (SP3).
\"Kalau kenakalan(remaja) masuk tindak pidana seperti memeras dan menganiaya, itu \"kan tidak bagus. Tangkap dan tahan saja. Selanjutnya proses sesuai kententuan hukum berlaku,\" katanya.
Selain itu, Anis menambahkan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dengan melakukan patroli baik itu operasi lalu lintas, premanisme dibeberapa tempat yang dianggap rawan tindak kejahatan. \"Dengan ini diharapkan berandalan bermotor tidak ada lagi di Jawa Barat, karena memang orang Jawa Barat terkenal santun dan ramah,\" tutupnya.(bal)
Tembak di Tempat Berandalan Bermotor
Selasa 21-05-2013,08:35 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Rabu 10-06-2026,16:17 WIB
Berkendara Dekat Bukan Berarti Aman, Ini Imbauan Astra Motor Bengkulu soal Safety Riding
Rabu 10-06-2026,16:56 WIB
Helmi Hasan Terima Kunjungan Kapolda Bengkulu, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Terkini
Kamis 11-06-2026,12:22 WIB
Gandeng BPK Bengkulu, Disdikbud Mukomuko Siap Gelar Festival Benteng Anna 2026
Kamis 11-06-2026,12:18 WIB
Perkuat Komitmen Antikorupsi Saat SPMB, Pemkot Bengkulu Minta Kepsek Jauhi Pungli dan Gratifikasi
Kamis 11-06-2026,11:48 WIB
Polresta Bengkulu Musnahkan Sabu dan Ganja Hasil Operasi Antik Nala 2026
Kamis 11-06-2026,11:46 WIB
Danau Dendam Tak Sudah Disulap Jadi Ikon Wisata Baru Bengkulu, Pemprov Mulai Penataan Kawasan
Kamis 11-06-2026,10:07 WIB