Selama masa menyusui eksklusif, banyak ibu yang menghindari makanan tertentu karena khawatir akan efeknya terhadap bayi. Hal ini mungkin dapat menyiksa, karena sebagian ibu \"terpaksa\" puasa menyantap makanan favoritnya, misalnya saja makanan yang bercita rasa pedas. Mereka takut bila nekat memakannya, bayi akan jadi rewel atau mengalami diare. Pemikirannya, bukankah apa yang kita makan nantinya akan diolah menjadi ASI dan dikonsumsi bayi? Ternyata, menurut Gina Neill, ahli diet dari Loyola University Health System, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. \"Belum ada bukti ilmiah yang mendukung asumsi bahwa makanan atau minuman tertentu bisa membuat bayi jadi rewel atau sakit,\" kata Neill. Menurutnya, salah satu alasan wanita berhenti menyusui adalah karena mereka pikir mereka harus mengikuti aturan makan yang sangat ketat. Namun, sebenarnya para ibu menyusui tidak butuh menu khusus. Yang perlu Anda ketahui adalah beberapa aturan penting berikut ini: * Selektif saat konsumsi ikan. Meski baik untuk kesehatan, para ibu menyusui harus tahu jenis ikan yang sebaiknya dihindari, yaitu ikan hiu, swordfish (todak), makarel, dan tilefish. Sebab, jenis ikan ini tinggi kandungan merkurinya. Namun, mengingat ikan adalah pangan yang tinggi Omega-3, sebaiknya tidak disingkirkan selama menyusui. Anda bisa makan ikan yang kandungan merkurinya lebih rendah, seperti ikan salmon, sardin, ikan kembung, dan ikan air tawar. * Masih boleh minum kopi. Sebagian besar ibu menyusui masih boleh minum minuman mengandung kafein, seperti kopi atau teh. The American Academy of Pediatrics memberi batasan hingga dua atau tiga cangkir minuman berkafein seharinya. Namun, perhatikan juga reaksi bayi Anda setelah Anda minum kopi atau teh. Bila dia terlihat mudah rewel dan sulit tidur, mungkin itu karena bayi Anda sensitif terhadap kafein. Hal ini akan berkurang sejalan dengan pertambahan usianya. * Makan pedas? Silakan saja. Mungkin Anda pernah dengar bayi akan sering buang angin dan rewel setelah ibunya mengonsumsi makanan yang mengandung jeruk, bawang putih, cokelat, atau bumbu yang sifatnya pedas. Ternyata, perilaku ini belum tentu berhubungan dengan asupan makanan. Bahkan ketika seorang bayi bereaksi terhadap makanan yang dikonsumsi ibunya, jenis makanan itu akan berbeda pada setiap bayi. Jadi, bila bayi teman Anda langsung diare karena ibunya makan yang pedas-pedas, bukan berarti bayi Anda akan menunjukkan reaksi yang sama. Lebih baik beri perhatian penuh terhadap apa yang Anda makan, dan apakah anak akan memberi reaksi negatif atau baik-baik saja. Bila ternyata bayi mengidap alergi terhadap jenis makanan tertentu, tanda-tanda yang muncul adalah ruam di kulit atau ada darah dalam kotorannya. Ini biasanya terjadi saat berusia dua hingga enam minggu, tapi mungkin juga terjadi lebih dini. Jika Anda khawatir bayi mengalami alergi, segera berkonsultasi dengan dokter anak.(**)
Ibu Menyusui Tidak Perlu Pantang Makanan
Minggu 19-05-2013,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 05-06-2026,10:36 WIB
Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi untuk Negeri
Jumat 05-06-2026,11:19 WIB
AHM Best Student 2026 Tantang Pelajar Hadirkan Solusi Kreatif Berbasis SDGs
Jumat 05-06-2026,14:02 WIB
Pemkab Siapkan Perayaan HUT ke-67 Bengkulu Utara, Festival Budaya hingga Artis Ibu Kota Meriahkan Juli
Jumat 05-06-2026,10:38 WIB
Hari Laut Sedunia di Pasar Bawah, 4 Sepeda Listrik Menanti Peserta Jalan Santai
Jumat 05-06-2026,13:59 WIB
Jamaah Haji Kloter Pertama Asal Bengkulu Tiba dengan Selamat, Tangis Haru Sambut Kepulangan dari Tanah Suci
Terkini
Jumat 05-06-2026,16:53 WIB
Korupsi DAK Pertanian Kaur Rugikan Negara Rp2,8 Miliar, Eks Kadis Divonis 3 Tahun
Jumat 05-06-2026,16:50 WIB
Dilaporkan dalam Kasus Arisan Cair dan Dapin, Nike Chahyandarie Akhirnya Buka Suara
Jumat 05-06-2026,15:14 WIB
Pemkot Bengkulu Evakuasi Lansia Terlantar, Pak Tajudin Segera Ditempatkan di Panti Jompo
Jumat 05-06-2026,15:07 WIB
Makin Kece dan Praktis, Astra Motor Bengkulu Ajak Konsumen Rasakan Sensasi Berkendara Bersama Genio
Jumat 05-06-2026,14:49 WIB