NEW YORK - Puluhan orang luka-luka dan lima di antaranya kritis setelah dua kereta komuter bertabrakan di dekat New York City. Kereta yang mengalami tabrakan pada Jumat (17/5) malam waktu setempat itu diperkirakan berisi sekitar 250 orang. Meski tidak ada korban jiwa namun 60 penumpang mengalami cidera di kepala. Salah satu dari lima orang dengan luka paling serius dalam kondisi kritis. \"Kereta api meninggalkan New York City Grand Central stasiun dalam perjalanan ke New Haven, Connecticut, tergelincir kemudian ditabrak kereta lain,\" kata Gubernur Connecticut Dannel Malloy seperti dilansir BBC, Sabtu (18/5). Dijelaskan, gerbong salah satu kereta tersebut telah rusak dan roda-rodanya saling menempel dengan kereta lainnnya akibat tabrakan keras. Akibat insiden itu, perusahaan kereta api Amtrak menunda layanan rute New York dan Boston. Penyidik saat ini tengah berusaha untuk mencari tahu penyebab kecelakaan tersebut. Salah seorang saksi, Brian Alvarez, mengatakan kepada CNN bahwa tabrakan itu mengakibatkan kerusakan berat dan para penumpang beramai-ramai berupaya memecahkan jendela untuk menyelamatkan diri. (Esy/jpnn)
Tabrakan Kereta di AS, 60 Orang Terluka
Sabtu 18-05-2013,22:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 15-07-2026,11:54 WIB
Bakal Berakhir 30 Juli, Pemprov Bengkulu Desak Pusat Perpanjang dan Perluas Inpres Pulau Baai
Rabu 15-07-2026,13:39 WIB
Terungkap di Persidangan, Latifa Ambil Uang Perusahaan Rp500 Ribu hingga Rp1 Juta Sekali Ambil
Rabu 15-07-2026,14:24 WIB
Sidang Perdana Kasus Dugaan Pengemasan Ulang Minyakita, Terdakwa Siapkan Eksepsi
Rabu 15-07-2026,11:08 WIB
Kapolres Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kunjungi Kodim 0423/Bengkulu Utara
Terkini
Rabu 15-07-2026,18:00 WIB
Gaji Telat Dibayar dan Dimutasi Sepihak, Karyawan PT Bengkulu Samudra Teknik Lapor Disnakertrans
Rabu 15-07-2026,17:36 WIB
Bunda PAUD Kota Bengkulu Tinjau MPLS, Tekankan Pentingnya Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
Rabu 15-07-2026,14:43 WIB
MPLS Dimulai, Pemkot Bengkulu Terjunkan Tim Pengawas ke Sejumlah Sekolah
Rabu 15-07-2026,14:41 WIB