Uni Eropa (UE) disebut berada di ambang perpecahan. Hasil survei menunjukkan dukungan warga terhadap UE menurun tajam. Lembaga Riset Pew menyebut, hanya 45 persen warga Eropa yang mendukung UE tahun ini. Jumlah itu anjlok dari hasil tahun lalu yang mencapai 60 persen. Popularitas UE menurun di negara-negara yang terkena Krisis Euro. Prancis yang selama ini menjadi motor UE pun ikut turun jumlah dukungannya. “UE dianggap sebagai salah satu penyebab krisis,” sebut laporan yang dikeluarkan Lembaga Riset Pew, seperti dikutip Guardian, Selasa (14/5/2013). “Krisis Euro menimbulkan perpecahan di dalam UE. Jerman tidak mempercayai Prancis, sebaliknya negara UE lainnya tidak mempercayai Jerman,” lanjut laporan itu. Hingga kini pemimpin Eropa belum bisa mencari solusi untuk dapat keluar dari krisis Euro. Kondisi ekonomi yang sulit membuat kerusuhan sering terjadi di negara UE.
Uni Eropa Diambang Perpecahan
Kamis 16-05-2013,09:25 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-04-2026,17:05 WIB
Sidang Lanjutan Korupsi Batu Bara Kian Panas, Ahli Bongkar Celah Dakwaan Jaksa
Kamis 02-04-2026,15:24 WIB
Kadis Perpustakaan Bengkulu Selatan Baru Dilantik, Kadis Dukcapil Menunggu
Kamis 02-04-2026,14:34 WIB
Angin Segar, Gubernur Bengkulu Terbitkan SE Larang Bupati/Walikota Pecat PPPK, Ini Poin Pentingnya
Kamis 02-04-2026,15:17 WIB
Empat Rumah di Rejang Lebong Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp465 Juta
Kamis 02-04-2026,15:56 WIB
Pelindo Siapkan 215 Hektare Kawasan Industri di Pulau Baai, Bengkulu Dibidik Investor Asing
Terkini
Kamis 02-04-2026,17:08 WIB
Pemkot Bengkulu Terapkan WFH Hemat Energi, Pejabat Eselon Tetap Wajib Ngantor
Kamis 02-04-2026,17:05 WIB
Sidang Lanjutan Korupsi Batu Bara Kian Panas, Ahli Bongkar Celah Dakwaan Jaksa
Kamis 02-04-2026,15:56 WIB
Pelindo Siapkan 215 Hektare Kawasan Industri di Pulau Baai, Bengkulu Dibidik Investor Asing
Kamis 02-04-2026,15:51 WIB
Pemerintah Salurkan Ratusan Ton Beras dan Minyak Goreng ke 25.173 Warga Bengkulu Selatan
Kamis 02-04-2026,15:45 WIB