PARA ilmuwan telah menemukan cara mendeteksi resiko bayi terkena autis ketika masih di dalam rahim . Para peneliti di Yale School of Medicine mengetahuinya dengan cara mencari kelainan plasentanya saat lahir, sehingga bisa didiagnosis lebih dini dan diberi pengobatan langsung untuk mengatasi penyakit ini.
Menurut Disease Control and Prevention (CDC), satu dari 50 anak didiagnosis dengan gangguan spektrum autisme di Amerika Serikat setiap tahunnya. Namun diagnosis biasanya baru diketahui ketika anak-anak berusia tiga atau empat tahun. Pada saat itu, kesempatan terbaik untuk pengobatan telah hilang karena otak paling responsif terhadap pengobatan pada tahun pertama kehidupan.
Penulis senior Harvey Kliman, telah menemukan bahwa lipatan plasenta abnormal dan pertumbuhan sel yang tidak normal yang disebut inklusi trofoblas adalah penanda kunci untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko autisme.
\"Saya berharap bahwa mendiagnosis risiko autisme dengan memeriksa plasenta saat lahir akan menjadi suatu kebiasaan rutin, dan anak-anak yang terbukti memiliki peningkatan jumlah inklusi trofoblas akan dapat diobati lebih awal,\" tambah Kliman, seperti yang dilansir laman Times of India, Selasa (14/5).(fny/jpnn)
Mendeteksi Autisme Sejak Dini
Rabu 15-05-2013,16:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-07-2026,11:42 WIB
Senator Destita Dukung Program Presiden Wujudkan Pendidikan Gratis dan Berkualitas Lewat Sekolah Rakyat
Kamis 23-07-2026,13:07 WIB
Korupsi Dana BOS SMPN 2 Rejang Lebong, Kejari Tetapkan Tiga Tersangka
Kamis 23-07-2026,13:17 WIB
DLHK Bengkulu Selatan Ambil Sampel Limbah PT SBS, Hasil Uji Laboratorium Dibuka ke Publik
Kamis 23-07-2026,13:34 WIB
HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Kota Bengkulu Bersinar
Terkini
Kamis 23-07-2026,23:08 WIB
Hadir Dengan Banyak Warna, Honda Beat Kini Lebih Irit, Gesit dan Makin Lincah
Kamis 23-07-2026,22:27 WIB
Astra Motor Bengkulu Buka Lowongan Technical Service Supervisor, Kesempatan Emas bagi Fresh Graduate
Kamis 23-07-2026,17:05 WIB
Polda Bengkulu Musnahkan Barang Bukti 25 Paket Sabu Hasil Pengungkapan Kasus Narkotika
Kamis 23-07-2026,16:55 WIB
Tiga Terdakwa Kasus OTT KPK Dugaan Suap Proyek Ijon di Rejang Lebong Dituntut 2 Tahun Penjara
Kamis 23-07-2026,14:32 WIB