JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama mengaku kapok mengkritik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait program e-KTP. Pasalnya, kritiknya tersebut tidak ditanggapi dengan baik.\"Kalau memang saya nggak bisa mengkritik atasan, tidak tahu aturan, ya sudah,\" kata wagub yang biasa disapa Ahok ini di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/5).
Menurut Ahok, apa yang disampaikannya mengenai e-KTP adalah hal yang wajar. Faktanya, memang ada yang aneh dalam pengadaan kartu identitas elektronik itu.
Ia mencontohkan, saat ini di Jakarta masih ada warga yang belum mendapatkan kartu e-KTP. Padahal, mereka sudah melakukan perekaman lebih dari satu tahun lalu.
\"Karena pengertian kita namanya elektronik KTP, harusnya saya datang kemanapun seluruh Indonesia, langsung bikin langsung jadi dong, langsung cetak. Itu kan baru namanya elektronik KTP. Kalau mesti tunggu lama-lama kan justru jadi pertanyaan kita kan?\" paparnya.
Ahok juga mempertanyakan kewajiban pemerintah daerah untuk membeli alat pembaca data e-KTP alias card reader. Menurutnya, ketentuan ini membuka pintu bagi praktek monopoli.
\"Terus nanti semua daerah akan menganggarkan untuk membeli blankonya. Ini apa tidak jadi monopoli ini?,\" imbuh Ahok.
Namun, ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mau berpolemik dengan pihak Kemendagri. Ia menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai program e-KTP.
\"Tapi jangan diperuncing lagi, saya sudah nggak berani banyak ngomong lagi lah. Saya kalau ditanya lagi, suruh KPK aja periksa supaya jelas, itu saja sih,\" pungkasnya. (dil/jpnn)
Ahok Kapok Kritik Kemendagri Lagi
Senin 13-05-2013,20:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 15-07-2026,11:54 WIB
Bakal Berakhir 30 Juli, Pemprov Bengkulu Desak Pusat Perpanjang dan Perluas Inpres Pulau Baai
Rabu 15-07-2026,11:08 WIB
Kapolres Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kunjungi Kodim 0423/Bengkulu Utara
Rabu 15-07-2026,13:39 WIB
Terungkap di Persidangan, Latifa Ambil Uang Perusahaan Rp500 Ribu hingga Rp1 Juta Sekali Ambil
Rabu 15-07-2026,14:24 WIB
Sidang Perdana Kasus Dugaan Pengemasan Ulang Minyakita, Terdakwa Siapkan Eksepsi
Terkini
Rabu 15-07-2026,18:00 WIB
Gaji Telat Dibayar dan Dimutasi Sepihak, Karyawan PT Bengkulu Samudra Teknik Lapor Disnakertrans
Rabu 15-07-2026,17:36 WIB
Bunda PAUD Kota Bengkulu Tinjau MPLS, Tekankan Pentingnya Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
Rabu 15-07-2026,14:43 WIB
MPLS Dimulai, Pemkot Bengkulu Terjunkan Tim Pengawas ke Sejumlah Sekolah
Rabu 15-07-2026,14:41 WIB