JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mulai menemukan benang merah dari sejumlah aksi terorisme yang ada di tanah air. Bahkan setelah didalami ternyata aksi teror yang berhasil digagalkan dalam dua pekan ini merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya.
\"Apa yang terjadi minggu ini adalah kelanjutan dari 2012,\" kata Ketua BNPT, Ansyad Mbai di kawasan Soedirman Jakarta, Sabtu (11/5).
Sejak Maret 2012, lanjut Ansyad, aksi Ini sudah ada di Bali dengan ada 5 orang pelaku. Bulan Mei-Juni ada 13 orang pelaku menghacker MLM yang tujuannya untuk mencari dana (fai) guna membiayai aksi teror.
\"Dan sudah terbukti sudah digunakan untuk mendanai latihan di Poso, beli senjata, bahan peledak, sampai merekrut anggota dan pembiayaan bom,\" kata Ansyad.
Masih lanjutannya, bulan Juli 2012 ditangkap 2 orang di Poso atas nama Naib dan Mujid, yang berencana meledakkan gedung MPR/DPR di Jakarta. Kemudian terjadi rentetan aksi teror yang sebetulnya besar tapi menurut Ansyad, bisa ditangkal.
\"Seperti yang di Solo 17 Agustus lalu, kemudian di Depok. Depok itu jaringan dari Solo dan ternyata aktivis di Poso itu juga dari Solo asalnya,\" beber purnawirawan Polri ini.
Nah, pada 4 Januari 2013 ada penangkapan 2 teroris di Makassar yang merencanakan pembunuhan terhadap Gubernur Makassar oleh kelompok Abu Uswah yang masih berkaitan dengan kasus Ambon, Bima, Poso dan Solo.
\"Kalau aksi terornya itu sudah berlangsung sejak awal. Mulai bulan Februari-Maret sudah aktif dan tidak ada penindakan saat itu karena mereka masih melakukan persiapan. Tapi bulan April sudah terjadi 3 kali perampokan bank, BRI Batam sampai BRI Lampung,\" tutur Ansyad.
Saat ini, katanya, mereka sudah ditangkap. Mereka ini dipimpin oleh Abu Roban yang menurut pengakuan para teroris itu sebelumnya sudah dideklarasikan di Bandung. Abu Roban juga sebagai amirnya mujahidin indonesia barat, sedangkan Santoso mujahidin indonesia timur. Sementara pimpinan di atas Abu Omar sudah ditangkap 2010.
\"Nah Abu Omar kalau anda tahu rumahnya di belakang (Karet Tengsin Jakarta). Itu namanya Zulfikar, dulu merekalah yang ngebom masjid istiqlal, bank BCA Hayam Wuruk dan mereka yang berniat membunuh Anshori Abdul Jalil wakil ketua MPR. Jadi teroris ini berangkai semua. Dan yang terjadi minggu ini semua kejadian yang sejak lama, bahkan tahun 1999,\" ungkapnya.(Fat/jpnn)
Ansyad Mbai: Aksi Terorisme Saling Berkaitan
Minggu 12-05-2013,09:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-07-2026,20:11 WIB
Pelajar Kota Bengkulu Dibekali Tips 4T Cegah Kecelakaan Lewat Edukasi Safety Riding
Senin 13-07-2026,17:57 WIB
MPLS MAN 1 Kota Bengkulu Diisi Edukasi Safety Riding dari Astra Motor Bengkulu
Senin 13-07-2026,19:56 WIB
Hari Pertama Sekolah, Astra Motor Bengkulu Kenalkan Syarat Berkendara Aman di SMKN 1 Kota Bengkulu
Senin 13-07-2026,20:22 WIB
Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Penduduk Daerah 3T
Selasa 14-07-2026,09:17 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Intensifkan Pengawasan Tapping Box, Optimalkan PAD Lewat Pemantauan Real Time
Terkini
Selasa 14-07-2026,17:07 WIB
Pemeriksaan A dan T Masih Tanda Tanya, Polda Bengkulu Sudah Periksa 10 Saksi Kasus Jual Beli Jabatan Dirut Ban
Selasa 14-07-2026,16:00 WIB
27 Anggota Paskibraka Mukomuko Mulai Jalani Pembinaan, Karantina Digelar Awal Agustus
Selasa 14-07-2026,15:37 WIB
Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Mukomuko Andalkan Kuliahkan Putra Daerah
Selasa 14-07-2026,15:15 WIB
Pemprov Bengkulu Matangkan Raperda Penataan OPD, Herwan: Bukan Sekadar Ubah Struktur
Selasa 14-07-2026,14:56 WIB