Mahasiswa Hukum Universitas Texas AS, berhasil menciptakan pistol pertama di dunia yang dibuat dengan printer. Pistol yang dibuat dari mesin cetak 3D seharga USD 8.000 atau sekitar Rp 77 juta dibeli di situs lelang eBay ini akhirnya berhasil ditembakkan di Amerika Serikat. Defense Distributed, kelompok kontroversial yang menciptakan senjata api ini, berencana mempublikasikan cetak biru senjata tersebut di internet. Pembuatan senjata api ini sendiri memakan waktu satu tahun dan saat dilakukan uji coba di Austin, Texas, hasilnya tidak mengecewakan. Menurut lansiran BBC, Senin (6/5), teknik yang digunakan dengan cara menumpuk berlapis-lapis materi, biasanya plastik, untuk membangun sebuah objek padat yang kompleks. Idenya adalah dengan semakin murahnya harga printer, maka konsumen dapat dengan mudah mengunduh desain dan mencetak benda-benda yang mereka inginkan di rumah, daripada berbelanja ke toko. Pimpinan Defense Distributed Cody Wilson mengatakan, ide awalnya dari sebuah keinginan atas kebebasan. \"Ada tuntutan pasar yang tinggi atas senjata api. Tapi di banyak negara anda tidak bisa memiliki pistol dan hal itu kini tidak berlaku lagi,\" katanya. Namun sebagaimana layaknya teknologi lain, temuan ini tidak hanya memiliki manfaat tetapi juga risiko. Aktivis anti senjata api pun mengkritik proyek tersebut. Sedangkan Badan Pengawas Hukum Eropa mengatakan akan memantau perkembangan yang terjadi. Sebelumnya, ide menggunakan printer 3-D untuk membuat senjata api dipandang sebagai hal yang kontroversial dan menarik, tetapi banyak yang meragukan kualitas produknya. Sebuah pistol dengan bagian utama dicetak dengan cara itu, sebelumnya gagal setelah berhasil meletuskan enam tembakan pada saat uji coba. Defense Distributed menamai senjata awal yang gagal tersebut sebagai \"WikiWeapon\". Namun, karena senjata api tidak bekerja sebagaimana mestinya, akhirnya Defense Distributed menggunakan desain oleh pencipta senjata cetak lain dengan nama \"HaveBlue\". HaveBlue sendiri menyatakan pada Juli silam, jika telah sukses menembakkan hasil print-nya ratusan kali. Namun, legalitas produk itu tidak diketahui. Karena ada aturan hukum untuk membuat senjata api sendiri, termasuk untuk mendistribusikannya. (Esy/jpnn)
Mahasiswa Bikin Pistol Dengan Printer 3D
Selasa 07-05-2013,09:44 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-07-2026,16:22 WIB
Musda PARI Bengkulu 2026 Digelar, Siapkan Kepemimpinan Baru Hadapi Tantangan Transformasi Layanan Kesehatan
Sabtu 04-07-2026,16:13 WIB
Jalan Rusak Bertahun-tahun, DPRD Desak Pelindo Tepati Janji Tuntas pada 2026
Sabtu 04-07-2026,16:43 WIB
Revisi Tata Ruang Jadi Kunci, Teuku Zulkarnain: Pulau Baai Harus Jadi Kawasan Industri
Sabtu 04-07-2026,16:50 WIB
Vonis Bebby Hussy Diperberat di Tingkat Banding, Pengadilan Tinggi Bengkulu Kabulkan Seluruh Banding Jaksa
Sabtu 04-07-2026,16:34 WIB
Bisa Dipidana, Pemilik Ternak Lepas Liar di Bengkulu Selatan Terancam Proses Hukum Jika Picu Kecelakaan Maut
Terkini
Sabtu 04-07-2026,16:52 WIB
Mediasi Sengketa Lahan SDN 62 Kota Bengkulu Belum Bergerak, DPRD Minta Konfirmasi ke Sekda
Sabtu 04-07-2026,16:50 WIB
Vonis Bebby Hussy Diperberat di Tingkat Banding, Pengadilan Tinggi Bengkulu Kabulkan Seluruh Banding Jaksa
Sabtu 04-07-2026,16:43 WIB
Revisi Tata Ruang Jadi Kunci, Teuku Zulkarnain: Pulau Baai Harus Jadi Kawasan Industri
Sabtu 04-07-2026,16:34 WIB
Bisa Dipidana, Pemilik Ternak Lepas Liar di Bengkulu Selatan Terancam Proses Hukum Jika Picu Kecelakaan Maut
Sabtu 04-07-2026,16:22 WIB