JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyerahkan nasib gitar bass baru miliknya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi mengaku ikhlas menyerahkan alat musik itu kepada negara apabila dinilai sebagai bentuk gratifikasi.
Jokowi mengaku telah memerintahkan anak buahnya untuk mengantar gitar tersebut ke KPK.\"Artinya kalau di KPK nanti bilang nggak boleh, ya sudah. Nanti batal dimiliki dan jadi milik negara,\" ujar Jokowi kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/5).
Gitar bass Jokowi itu menjadi masalah karena merupakan pemberian dari grup band heavy metal kondang Metallica. Menurut KPK, seharusnya Jokowi melaporkan pemberian tersebut. Pasalnya, selaku pejabat negara, pria ceking itu tidak boleh menerima hadiah dari pihak swasta apabila terkait dengan jabatannya.
Jokowi sendiri tidak merasa gitar tersebut sebagai bentuk gratifikasi. Ia melihatnya hanya sebagai suvenir biasa.\"Kalau menurut saya itu kan kayak souvenir, kayak Dubes memberikan souvenir, kayak kita memberikan souvenir Monas,\" kata Wali Kota Surakarta tersebut.(dil/jpnn)
Jokowi Anggap Gitar Pemberian Metallica Souvenir
Senin 06-05-2013,20:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-04-2026,15:01 WIB
Ratusan Warga Batu Kuning Terima Bantuan Pangan, Penyaluran Ditarget Rampung Dua Hari
Sabtu 04-04-2026,15:06 WIB
CJH Bengkulu Selatan Masuk Kloter 5, Berangkat 27 April 2026
Sabtu 04-04-2026,14:41 WIB
123 Warga Batu Kuning Terima Bantuan Pangan, Pemdes Tegaskan Tak Boleh Diperjualbelikan
Sabtu 04-04-2026,16:41 WIB
Dugaan Suap di Balik Ganti Rugi Tol Bengkulu–Taba Penanjung, Saksi Ungkap Penyerahan Uang ke Pejabat BPN
Sabtu 04-04-2026,17:46 WIB
Kunjungan Wisatawan Meningkat, PAD Lebong Ditarget Tembus Rp70 Juta
Terkini
Sabtu 04-04-2026,21:10 WIB
Heboh Cahaya Merah Melintas di Langit Sumatera, Diduga Fenomena Langit 2026
Sabtu 04-04-2026,19:59 WIB
Puting Beliung Terjang Selupu Rejang, Puluhan Rumah Rusak
Sabtu 04-04-2026,18:45 WIB
Baru 4 Tahun Jadi Jaksa, Harta Wira Arizona Capai Rp2,3 Miliar
Sabtu 04-04-2026,18:15 WIB
Hasil Riset Deep Intelligence Research (DIR): Sentimen Publik Terhadap Isu BBM Didominasi Kewaspadaan Tinggi
Sabtu 04-04-2026,18:08 WIB