CILACAP--Aksi cabul yang dikerjakan kelompok pemuda di Cilacap ini benar-benar membuat miris hati. Bagaimana tidak, seorang Anak Baru Gede (ABG), sebut saja Melati (13) harus menanggung derita karena diperkosa lima orang pemuda.Melati yang merupakan warga Kelurahan Kutawaru Cilacap Tengah, dilarikan dari rumahnya. Dia kemudian dicabuli sekitar lima orang pemuda di Jojog, Kelurahan Kutawaru Cilacap Tengah. Sayangnya, peristiwa yang terjadi Februari lalu baru dilaporkan ke polisi, Jumat (3/5). Tak ayal, hingga kini, belum ada satupun tersangka yang diamankan.
Ibu dari Melati, Nur mengaku mengadukan kejadian ini ke Polres Cilacap karena dia merasa tidak terima anaknya diperlakukan sebiadab itu. Nur mengisahkan, Februari lalu anaknya di SMS oleh terlapor PA dan diajak pergi bermain. PA kemudian menjemput Melati di depat masjid yang ada di desanya.
Kepada Melati, PA mengaku akan mengajaknya ke rumah paman PA yang ada di Jojog. Namun ternyata Melati tidak dibawa ke sana. Melati dibawa ke sebuah rumah dimana sang pemilik rumah sedang tidak ada di tempat. Tapi, di dalam rumah tersebut ada teman-teman PA yang jumlahnya sekitar lima orang.
Melati, perempuan sendirian di tempat tersebut. Dia lantas dipaksa minum minuman keras. Selang sebentar, Melati pun pusing. ABG itu tak lagi menguasai penuh kesadarannya. Saat kesadaran Melati turun drastis, dia mulai ditelanjangi. Tak berapa lama, Melati benar-benar tak sadarkan diri.
Baru pagi harinya, Melati terbangun dan masih merasa pusing. Seorang teman PA lalu mengantar Melati ke rumah orang lain. Kemudian, Melati diantar orang tersebut ke rumah korban. \"Kami merasa dirugikan dengan kejadian ini. Makanya kami melaporkan kejadian ini ke Polres Cilacap. Kami ingin kasus ini dituntaskan secepatnya,\" ujar Nur kembali.
Dalam laporan tersebut disebutkan pelaku melarikan anak di bawah umur sebagaimana dimaksud pasal 332 KUH Pidana. Kapolres Cilacap Cilacap, AKBP Wawan Muliawan didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Puryadi menandaskan, polisi tengah melakukan penyelidikan kasus ini. \"Kita terus mengumpulkan informasi terkait keberadaan PA. Kami meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi terkait terlapor dan pelaku lainnya,\" ujarnya kepada Radarmas (Grup JPNN).
Tak hanya kepada polisi, Nur juga mengadukan kasus ini kepada Citra. Menurut aktivis Citra, Nolly Sudrajat, sekarang ini Melati berada di shelter untuk proses pendampingan baik dari Citra maupun dari Departemen Sosial RI. \"Kami mendampingi korban untuk memulihkan kondisi psikologisnya. Dia berada di shelter untuk pemulihan. Kami menangani korbannya. Sedangkan kasusnya kini ditangani polisi,\" ujarnya kepada Radarmas kemarin. (amu)
Dicekoki Miras, ABG Digarap Lima Pemuda
Sabtu 04-05-2013,15:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 11-03-2026,17:22 WIB
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap Ijon Proyek Rp980 Juta
Rabu 11-03-2026,17:12 WIB
PT TLB Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga 5 Wilayah, Perkuat Kepedulian Sosial Perusahaan
Rabu 11-03-2026,17:35 WIB
Pamit Cari Ikan Usai Sahur, Petani di Muara Sahung Ditemukan Meninggal di Sungai
Rabu 11-03-2026,16:21 WIB
Proyek Belum Ada, Uang Sudah Diijon, Bongkar Praktik di Balik Layar APBD Rejang Lebong
Kamis 12-03-2026,12:53 WIB
Dugaan Korupsi DD Bandar Agung Terus Didalami, Penyidik Turun Cek Pekerjaan Desa
Terkini
Kamis 12-03-2026,15:58 WIB
Tak Ada Tanggal Merah, Pj Sekda Bengkulu Tegaskan Etos Kerja 25 Jam bagi Pejabat Pemkot
Kamis 12-03-2026,15:51 WIB
Program Sedekah Nasi Bungkus, Pemkot Bengkulu Tebar Ribuan Nasi Bungkus Selama Ramadan
Kamis 12-03-2026,15:44 WIB
ASN Pemkot Bengkulu Wajib Lunas PKB dan PBB Jika Ingin Cairkan Gaji Ke-13
Kamis 12-03-2026,15:26 WIB
DKP Kota Bengkulu Uji Kualitas Ikan di Pasar Panorama, Pastikan Aman dari Formalin
Kamis 12-03-2026,15:06 WIB