JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi enggan membeberkan alasannya memeriksa artis Ayu Azhari, Rabu (1/5), sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, beralasan khawatir mengganggu proses penyidikan. \"Sudah itu saja, kalau saya jawab yang lain akan mengganggu proses, karena kita sedang kejar ke beberapa pihak lain,\" kata Bambang, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (5/2).
Hanya saja, Bambang menyampaikan bahwa Penyidik KPK memanggil artis era 1980-an, itu untuk melihat apakah Ayu ada hubungannya dengan kasus yang tengah disidik lembaga pemberangus korupsi itu.
\"Hasilnya apa, saya tidak bisa ngomong,\" kata pria yang karib disapa BW itu. Dia pun belum bisa memastikan apakah ada aliran dana atau tidak dalam kasus ini ke Ayu Azhari. \"Sekarang kalau soal tipikor sama TPPU, kira-kira ujungnya di mana. Saya tidak bisa bilang itu ada atau tidak ada,\" katanya.
Ia menambahkan, memeriksa itu adalah untuk mencermati dan mengklarifikasi sejauh mana Ayu mengetahui hal-hal yang disangkakan kepada Ahmad Fatanah. Ayu kemarin menjalani pemeriksaan sekitar tujuh jam di KPK. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka dugaan suap kuota impor dan TPUU, Ahmad Fatanah. Ahmad merupakan orang dekat bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq yang juga menjadi tersangka dalam dua kasus ini. (boy/jpnn)
Ayu Azhari Pintu KPK Kejar Pihak Lain
Kamis 02-05-2013,21:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,10:45 WIB
Promo Motor Mulai Rp900 Ribuan Ramaikan Event HOLAHOOP di SMKN 3 Seluma
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:17 WIB
Berkendara Dekat Bukan Berarti Aman, Ini Imbauan Astra Motor Bengkulu soal Safety Riding
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Terkini
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,16:56 WIB
Helmi Hasan Terima Kunjungan Kapolda Bengkulu, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Rabu 10-06-2026,16:35 WIB