JAKARTA--Tim kuasa hukum Susno Duadji menyatakan akan meminta perlindungan dari internasional, jika Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) enggan melindungi mantan Kabareskrim itu. Hal itu diungkapkan setelah LPSK mengungkap akan meninjau kembali perlindungan pada Susno.
\"Itu dia (LPSK) akan dikucilkan Persekutan Bangsa-Bangsa (PBB) karena perlindungan whistle blower dilindungi hukum internasional, PBB. Kalo LPSK tak berikan perlindungan, saya akan meminta perlindungan Internsional,\" ujar Ketua Kuasa Hukum Susno, Frederich Yunadi di Jakarta, Kamis (2/4).
LPSK sendiri menyatakan akan mempertimbangkan kembali karena dalam perjanjian Susno menyatakan bersedia dieksekusi. Namun, hingga saat ini ia justru menghilang dan menolak dieksekusi.
Frederich membantah hal itu. Ia menyatakan, Susno tidak pernah menyatakan pada LPSK bahwa ia siap dieksekusi. \"Wah itu enggak ada cerita. Bohong itu. Saya memang tidak tahu persis isi perjanjian dengan LPSK. Tapi enggak ada itu pernyataan siap dieksekusi,\" tegas Frederich.
Frederich menyatakan pada Februari lalu, LPSK dan Susno memperpanjang masa perlindungan hingga enam bulan ke depan. Saat itu, kata dia, Susno tidak membicarakan masalah eksekusi, karena putusan MA soal eksekusi belum ada.\"Memang ada perpanjangan, tapi perpanjangan tak ada soal eksekusi,\" tandasnya. (flo/jpnn)
Susno Akan Minta Perlindungan Internasional
Kamis 02-05-2013,19:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,10:45 WIB
Promo Motor Mulai Rp900 Ribuan Ramaikan Event HOLAHOOP di SMKN 3 Seluma
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,16:17 WIB
Berkendara Dekat Bukan Berarti Aman, Ini Imbauan Astra Motor Bengkulu soal Safety Riding
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Terkini
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,16:56 WIB
Helmi Hasan Terima Kunjungan Kapolda Bengkulu, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Rabu 10-06-2026,16:35 WIB