KOTA BINTUHAN, BE- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintuhan akan melakukan pemantaun Program bedah rumah yang diduga ada unsur Korupsi, sehingga menyebabkan kekecewaan sejumlah warga. \"Kita masih menyelidiki bantuan yang berjumlah Rp 10 juta/ per KK sampai kepada warga,\" ujar Kejari Bintuhan M Iwa Swia Pribawa SH melalui Kasi Pidsus M Arfi SH, kemarin. Selama ini warga menyesalkan bantuan yang diterima Rp 8 juta. Program bedah rumah ini sebanyak 50 unit yang tersebar di dua Kecamatan yakni Kecamatan Semidang Gumay dan Maje tahun 2012. Diduga ada pemotongan setiap KK Rp 2 juta. \"Kita akan selidiki,\" ujarnya. Dikatakanya, didalam laporan warga mereka hanya menerima barang, namun saat dicek jumlah barang dengan harga barang tersebut tidak sesuai dengan jumlah bantuan yakni Rp 10 juta, makanya dengan kekurangan Rp 2 juta. Sehingga warga yang menerima mempertanyakan kekurangan Rp 2 juta tersebut. \"Kita akan terjun kelapangan apakah benar adanya pemotongan, kemudian juga kita akan melihat Juklak dan Juknisnya,\" jelasnya. Kadisosnakertran Kaur Drs Edi Suardi B didampingi Kabid PKPBajamsos Sasmuarsa SE, bahwa program Bedah rumah itu ada petunjuk pelaksana dan teknis (Juklak-Juknis) tentang bedah rumah. Setiap kepala keluarga (KK) penerima bantuan harus lebih dahulu mengajukan proposal ke Dinas Sosial pada waktu dan belum menjadi Dinsosnakertran. Warga tinggal mengisi draf proposal yang telah disiapkan. Bantuan akan turun dalam tiga tahap. Tahap pertama 50 persen untuk pelaksanaan. Lalu setelah bangunan selesai 80 persen akan mendapat kucuran 40 persen lagi. Sisanya 10 persen untuk pertanggungjawaban. \"Itulah proses cairnya bantuan tersebut namun adanya pungli masih kita selidiki, dimana letak adanya pungli. Makanya akan kita panggil koordinatornya, namun hingga kini mereka mengaku tidak ada pemotongan,\" jelasnya.(823)
Jaksa Lirik Dugaan Pungli
Kamis 02-05-2013,17:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,12:22 WIB
Rifai Buka Akses Alsintan, Lahan Pertanian Tak Boleh Menganggur
Rabu 01-04-2026,12:02 WIB
Kepala Perpustakaan Bengkulu Selatan Berganti, Bupati Tekankan Minat Baca
Rabu 01-04-2026,12:10 WIB
Dua Wilayah di Mukomuko Jadi Pilot Project Kampung Nelayan Merah Putih, Tim Pusat Segera Turun
Rabu 01-04-2026,12:36 WIB
Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Terkini
Rabu 01-04-2026,19:26 WIB
Bank Tanah dan Pemkot Bengkulu Teken MoU, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembangunan dan Kesejahteraan
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,15:56 WIB
Jadi Saksi Nikah Warga, Jadwal Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Sampai Penuh
Rabu 01-04-2026,15:54 WIB
Wacana Sekolah Daring 1 April Batal, Disdikbud Kota Bengkulu Tegaskan KBM Tetap Tatap Muka
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB