JAKARTA - Sikap Menteri pendidikan dan kebudayaan Mohammad Nuh yang terkesan menunda-nunda penyampaian hasil rekomendasi Inspektorat Jenderal Kemdikbud terkait investigasi pelaksanaan ujian nasional (UN) dikecam DPR. Anggota Komisi X DPR RI, Dedy Gumelar mengaku tidak mengerti dengan pernyataan Mendikbud terkait rekomendasi Itjen yang telah mengevaluasi keterlambatan pencetakan naskah UN. Tapi menurutnya, yang namanya rekomendasi itu harus ditindak lanjuti. \"Lalu buat apa inspektorat capek melakukan investigasi kalau tidak menjadi bahan untuk ditindak lanjuti. Sikap itu pula menunjukan ketidak patuhan (Mendikbud) terhadap aturan dan terkesan arogan,\" kata Dedy Gumelar dikonfirmasi wartawan, Rabu (1/5). Justru, salah seorang personil grup lawak Bagito itu mempertanyakan bentuk pertanggungjawaban Mendikbud jika hasil rekomendasi Itjen tidak segera ditindaklanjuti dan disampaikan ke publik. \"Lalu kalau tidak ada tindak lanjut bagaimana bentuk pertanggungjawabannya terhadap kinerja yang buruk dalam kegagalan UN itu? Saya menyesalkan sikap yang semaunya itu. Terkesan tidak memiliki rasa tanggungjawab dan etika,\" tegas pria yang dikenal dengan nama Miing. Sebagai oposisi, politisi PDIP ini tidak peduli kalaupun pandangannya ini tidak dianggap oleh Mendikbud, karena yang namanya oposisi itu kerjanya memang memberi kritik. \"Tapi coba tanya fraksi lain yang setuju UN, menghadapi sikap menteri semacam ini harus bagaimana. Apakah ada empati terhadap persoalan publik yang begitu besar. Untuk itu saya berharap pada BPK segera menyelesaikan investigasi ini,\" pungkasnya.(fat/jpnn)
Mendikbud Dinilai Arogan
Rabu 01-05-2013,21:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,10:45 WIB
Promo Motor Mulai Rp900 Ribuan Ramaikan Event HOLAHOOP di SMKN 3 Seluma
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,16:17 WIB
Berkendara Dekat Bukan Berarti Aman, Ini Imbauan Astra Motor Bengkulu soal Safety Riding
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Terkini
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,16:56 WIB
Helmi Hasan Terima Kunjungan Kapolda Bengkulu, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Rabu 10-06-2026,16:35 WIB