Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani menilai insiden di Musi Rawas yang menewaskan empat warga dan melukai sejumlah polisi, akibat dari informasi tidak lengkap yang diterima warga. \"DPR sebenarnya sudah ingin mengesahkan Musi Rawas Utara menjadi kabupaten saat paripurna 12 Maret 2013, sebelum reses bulan lalu. Namun, karena ada satu persyaratan yang kurang lengkap, pengesahan tersebut ditunda,\" kata Ahmad Yani di Jakarta, Selasa (30/4/2013. Wakil Ketua Fraksi PPP DPR itu mengatakan, saat sidang paripurna tersebut, pimpinan sidang menyatakan Musi Rawas Utara akan disahkan pada masa sidang berikutnya. Dia berjanji akan tetap mengawal dan memperjuangkan pemekaran daerah tersebut menjadi kenyataan. Selain informasi yang tidak lengkap, Yani juga menduga ada pihak-pihak tertentu yang berupaya melakukan provokasi kepada warga. Menurut dia, kemungkinan ada yang tidak setuju dengan pemekaran wilayah. \"Saya meminta polisi mengusut tuntas motif dari provokasi kepada masyarakat ini, termasuk upaya disinformasi yang disampaikan kepada masyarakat,\" ujarnya. Terkait meninggalnya empat warga dengan luka tembak di kepala, Yani meminta Bidang Profesi dan Pengaman (Propam) Polri untuk menyelidiki karena jelas terjadi pelanggaran prosedur. \"Masa menghadapi masyarakat polisi menggunakan peluru tajam. Menghadapi pendemo, polisi seharusnya menggunakan peluru hampa atau gas air mata. Ini harus diselidiki karena saya mendengar polisi lebih dahulu menyerang,\" katanya.
Kerusuhan Musi Rawas karena Disinformasi
Selasa 30-04-2013,23:43 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-10-2026,14:55 WIB
Bukan Sekadar Pencernaan, Kesehatan Usus Juga Memengaruhi Metabolisme Tubuh!
Jumat 16-10-2026,13:20 WIB
Puluhan Polisi Bersenjata Lengkap dan Rantis Baracuda Sisir Desa Kampung Jeruk Binduriang
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 16 Bandara di Papua Terdampak
Jumat 16-10-2026,15:09 WIB
Tampil Elegan dan Memikat, Ini Tips Memadukan Parfum dengan Perhiasan
Terkini
Jumat 16-10-2026,17:01 WIB
Eks Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota, Pemkot Bengkulu Targetkan Pekerjaan Utama Rampung Akhir 2026
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:40 WIB
Mess Pemda Berpotensi Jadi Ikon Baru Pusat Pemerintahan Kota Bengkulu
Jumat 16-10-2026,16:35 WIB
Kabut Asap Karhutla Tak Kunjung Hilang, Warga Samarinda Khawatirkan Nasib Orangutan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB