‘Wiiiidiihh, panjang banget… pantesan lama, keburu laper itu mah’
‘itu mah gak sampai 1 menit kali, Bi, terus kamu doa apa?’
‘Bismillahirrohmannirrohim’
‘Udah, gitu aja? Kayaknya ada yang panjang deh’
‘Ada juga sih, Allahhuma Baarik Lanaa Fiima Razaqtanaa Waqinaa ‘Adzaa Bannaar’
‘Tuh kan ada. Itu artinya apa?’
‘Udah ah, yuk makan, laper..’
‘Aah tar dulu, itu artinya apa?’
“Astaga, perlu banget ya?’
‘Abi!’, mata itu menatapku lembut tapi tegas menunggu jawaban
‘Oke, Ya Allah, Berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka.. Amiiin, udah. Yuk makan, laper!
‘Oh ungkapan rasa syukur juga ya?’
‘MAKAN!’
Mengenal Winan membuatku lebih memahami bagaimana orang lain memandang diri kita.
‘Abi, Islam itu keras ya?’