BENGKULUEKSPRESS.COM – Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan pentingnya pelayanan prima kepada masyarakat saat menghadiri peluncuran aplikasi BerubekDok di UPTD Puskesmas Sukamerindu, Jumat (17/4).
Dalam sambutannya, Dedy menekankan bahwa kualitas pelayanan harus menjadi prioritas utama bagi seluruh tenaga kesehatan (nakes), terutama dalam memberikan kenyamanan kepada pasien.
“Saya tidak mau dengar ada masyarakat melaporkan buruknya pelayanan di puskesmas. Tanamkan bahwa setiap pasien yang datang adalah keluarga kita,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan pelayanan yang tidak ramah.
“Jika ada petugas yang tidak ramah, silakan dilaporkan. Ini penting agar pelayanan kita terus diperbaiki,” ujarnya.
BACA JUGA:Bengkulu Perkuat Sistem Peringatan Dini, Antisipasi Ancaman Megathrust
BACA JUGA:Astra Motor Bengkulu Gelar Ngasab, Touring Keluarga Komunitas Honda PCX
Di sisi lain, Dedy memberikan apresiasi kepada UPTD Puskesmas Sukamerindu atas inovasi yang dilakukan melalui kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam menghadirkan aplikasi BerubekDok.
Aplikasi tersebut dinilai mampu mempermudah masyarakat, khususnya lansia, dalam mengakses layanan kesehatan tanpa harus datang langsung ke puskesmas.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelayanan tatap muka tetap memiliki peran penting dalam proses penyembuhan pasien.
“Pasien yang datang harus disapa dengan ramah dan senyum. Hal sederhana itu bisa membantu mempercepat pemulihan,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelli Hartati, Plt Kepala Puskesmas Sukamerindu Fitri Melani, perwakilan UMB, serta masyarakat lansia di Kecamatan Teluk Segara.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengimbau para lansia untuk rutin memeriksakan kesehatan, tetap aktif secara sosial, berolahraga, serta menjaga pola makan bergizi.
Usai peluncuran, Dedy meninjau langsung pelayanan di Puskesmas Sukamerindu dan mengapresiasi penggunaan mesin antrean modern yang dinilai meningkatkan kenyamanan layanan. Fasilitas ini disebut menjadi yang pertama di puskesmas se-Kota Bengkulu.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendorong inovasi digital di sektor kesehatan daerah. (*)