BENGKULUEKSPRESS.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan program lingkungan Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah (ASRI) di seluruh satuan kerja.
Program ini tidak hanya berfokus pada penataan lingkungan fisik, tetapi juga diarahkan sebagai strategi peningkatan kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan di kantor Kemenag, Kantor Urusan Agama (KUA), hingga madrasah.
Kepala Kemenag Mukomuko, H. Widodo, SH.I, menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak bisa dilepaskan dari kondisi lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan nyaman.
“Lingkungan yang bersih dan rapi akan memberikan kesan positif bagi masyarakat yang datang. Ini bagian dari upaya kita meningkatkan kualitas pelayanan publik, bukan sekadar memperindah kantor,” ujar Widodo.
Ia menjelaskan, program ASRI didorong menjadi budaya kerja di seluruh jajaran Kemenag Mukomuko. Setiap unit kerja diminta aktif menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan secara mandiri, termasuk melalui kegiatan gotong royong rutin minimal satu kali dalam sepekan.
BACA JUGA:Buka Konkerkab PGRI Mukomuko, Bupati Choirul Huda Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru
BACA JUGA:Tinggalkan Pola Kerja Rigid, Bupati Mukomuko Instruksikan OPD Keluar dari Zona Nyaman
Kegiatan tersebut mencakup pembersihan area kantor, penataan taman, hingga pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Dengan langkah ini, diharapkan tercipta suasana pelayanan yang lebih humanis dan nyaman bagi masyarakat.
Widodo menilai, lingkungan kerja yang tertata akan berdampak langsung terhadap kinerja aparatur dan kualitas interaksi dengan masyarakat.
“Kalau lingkungan kerja nyaman, pegawai juga lebih produktif dan masyarakat yang datang merasa dihargai. Ini yang ingin kita bangun melalui program ASRI,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya komitmen seluruh pimpinan unit kerja untuk memastikan program ini berjalan optimal. Pengawasan internal juga diminta diperkuat agar implementasi ASRI tidak hanya bersifat simbolis.
Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran kolektif seluruh pegawai, bukan hanya mengandalkan petugas kebersihan semata.
“Kami ingin semua pegawai terlibat langsung. Pelayanan publik yang baik dimulai dari hal sederhana, yaitu lingkungan kerja yang bersih, tertib, dan nyaman,” tambahnya.
Melalui penguatan program ASRI, Kemenag Mukomuko optimistis mampu menghadirkan layanan publik yang lebih berkualitas, sekaligus membangun citra institusi yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Harapannya, masyarakat yang datang tidak hanya mendapatkan layanan yang cepat dan tepat, tetapi juga merasakan kenyamanan selama berada di lingkungan kerja kami,” tutup Widodo. (**)