JAKARTA, BE - Bank Indonesia (BI) siap memberikan pendampingan kepada masyarakat yang berada digaris kemiskinan untuk membuat proposal pengajuan kredit, membangun skema berpikir mengenai kredit, dan transparansi lembaga keuangan dalam konteks akses kepada lembaga jasa keuangan yang lebih inklusif. Director Banking Research and Regulation Departement BI, Agusman mengatakan, untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dan mendorong masuknya masyarakat yang berada di garis kemiskinan mengakses lembaga jasa keuangan, BI siap mendorong agar lembaga keuangan bisa lebih mudah diakses oleh masyarakat digaris kemiskinan. \"Hal ini juga berkaitan dengan banyaknya rentenir yang memberikan suku bunga yang justru menjerat masyarakat kita. Kita siap mendorong agar lembaga keuangan formal haadir dan juga nantinya BI akan memberikan semacam pendampingan kepada masyarakat\" , kata Agusman, saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin, 29 April 2013. Selain memberikan pendampingan, lanjutnya, BI juga siap menerapkan aturan agar 20% alokasi kredit perbankan nasional disalurkan ke sektor UKM dan sektor UMKM. Hal ini penting agar masyarakat yang berada digaris kemiskinan bisa meningkatkan kesejahteraanya. Namun, dirinya tidak menampik bila suku bunga sektor UKM masih sangat besar dan tidak sebanding dengan kredit sektor korporasi. Agusman yakin dengan adanya penerapan transparansi dari BI kepada seluruh bank yang ada di Indonesia akan memberikan keuntungan bagi masyarakat untuk memilih bank mana yang lebih baik dalam upaya pemilihan akses kepada lembaga keuangan dimaksud. \"Kita akan dorong transparansi. Jadi, nanti masyarakat bisa melihat bank mana yang memang lebih baik untuk dipilih. Saya rasa itu nanti akan ada penyesuaian dari perbankan sendiri untuk nanti dipilih oleh masyarakat\", pungkas Agusman. (ibn)
BI Siap Dampingi Masyarakat Peroleh Akses Bank
Selasa 30-04-2013,09:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,13:58 WIB
Sidang Latifa Memanas, Kuasa Hukum Tolak Hasil Audit dan Pertanyakan Status Auditor Eksternal
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Selasa 30-06-2026,13:56 WIB
Kasus Investasi Bodong Yeyen Berpotensi Berkembang, Korban Minta Dugaan TPPU Diusut
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:02 WIB
Audit Eksternal Perkuat Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera, Nilai Kerugian Lebihi Hasil Audit Internal
Terkini
Selasa 30-06-2026,15:21 WIB
Desa di Bengkulu Segera Nikmati Penguatan Listrik, Pemprov, ESDM dan PLN Berpacu Tuntaskan Kendala Lisdes 2026
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:31 WIB
Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, 10 OPD Pemkot Bengkulu Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:19 WIB