Kapolres Rejang Lebong Pantau Arus Mudik dan Objek Wisata, Lalu Lintas Masih Lancar

Kamis 19-03-2026,19:01 WIB
Reporter : Ari Apriko
Editor : Tri Yulianti

BENGKULUEKSPRESS.COM - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, arus mudik di wilayah Kabupaten Rejang Lebong terpantau masih lancar dan kondusif. Hal ini diketahui saat Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir SIK, MH turun langsung melakukan pemantauan di lapangan, Kamis 19 Maret 2026 siang.

Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Risdianta SH, MH serta para pejabat utama (PJU) Polres Rejang Lebong melakukan pengecekan di jalur lintas Curup–Lubuk Linggau, tepatnya di depan Pos Pengamanan (Pospam) Tebing Suban dan Pospam Danau Mas Harun Bastari.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Hasan Basri SH, menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas masih relatif normal tanpa adanya peningkatan signifikan volume kendaraan.

"Belum terlihat adanya lonjakan arus kendaraan, baik yang masuk ke arah Bengkulu maupun yang keluar dari arah Bengkulu," ujar AKP Hasan.

BACA JUGA:Diusia ke-52, Seneorr Destita Ungkap Peran Startegis Perawat Bagi Indonesia

BACA JUGA:Polres Mukomuko Sediakan Penitipan Kendaraan Gratis Saat Lebaran 1447 H, Dijaga CCTV 24 Jam

Kasi Humas menambahkan, hingga saat ini arus lalu lintas di jalur utama tersebut masih terpantau lancar dan belum terjadi penumpukan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

"Lalu lintas kendaraan masih lancar dan kondusif, belum ada penumpukan yang menyebabkan kemacetan," jelasnya.

Selain memantau arus mudik, Kapolres bersama rombongan juga melakukan pengecekan ke sejumlah objek wisata, salah satunya kawasan Danau Mas Harun Bastari. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengelola dalam memberikan rasa aman kepada para pengunjung, terutama saat libur Lebaran.

"Kapolres juga mengingatkan kepada pengelola objek wisata agar memperhatikan faktor keamanan bagi pengunjung, khususnya di objek wisata air," ungkap AKP Hasan.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya penyediaan sarana keselamatan seperti baju pelampung, tali tambang, tim penyelamat hingga tim medis di lokasi wisata.

"Harus disiapkan perlengkapan keselamatan seperti pelampung, tali tambang, tim penyelamat dan tim medis. Selain itu, di titik tertentu juga perlu dipasang papan imbauan terkait tingkat bahaya bagi pengunjung," tegasnya.

Tak hanya itu, Kapolres juga mengingatkan agar fasilitas yang berpotensi membahayakan, seperti lantai papan yang berlubang, segera diperbaiki atau ditutup.

"Hal-hal kecil seperti lantai yang berlubang harus segera ditutup karena bisa membahayakan pengunjung," terang Kasi Humas. (ary)

Tags :
Kategori :

Terkait