BENGKULUEKSPRESS.COM – Senyum semringah bakal menghiasi wajah ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Mukomuko. Setelah sempat tertunda sejak awal tahun, gaji mereka dipastikan akan cair sekaligus (rapel) tiga bulan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Ratusan pegawai yang terdiri dari tenaga guru dan non-guru di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mukomuko ini memang belum pernah menerima gaji sejak resmi diangkat pada akhir 2025 lalu.
Kepala Disdikbud Mukomuko, Arni Gusnita, menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran tersebut disebabkan oleh proses teknis, mulai dari perbaikan dokumen dan validasi data pegawai baru, hingga penyesuaian rekening pembayaran gaji. Namun, ia menegaskan bahwa saat ini segala kendala administratif tersebut telah teratasi dan proses pencairan tengah berjalan.
BACA JUGA:Titik Rawan Geng Motor, Brimob Jaga 24 Jam Kawasan Danau Dendam Tak Sudah
BACA JUGA:HUT ke-77 Bengkulu Selatan Dihadiri Tokoh Nasional, Bupati Rifai Tekankan Semangat 'Membara'
"Insyaallah, gaji PPPK paruh waktu untuk guru dan non-guru di bawah dinas pendidikan akan dibayar menjelang lebaran ini. Saat ini kami sedang dalam tahap persiapan pengajuan pencairan ke Badan Keuangan Daerah (BKD). Secara anggaran, sudah tidak ada kendala," ujar Arni Gusnita, Senin (9/3/2026).
Untuk diketahui, besaran gaji PPPK paruh waktu di Kabupaten Mukomuko adalah sebesar Rp 1.000.000 per bulan, yang kemudian dipotong untuk iuran kesehatan atau BPJS.
Dengan pencairan rapel untuk bulan Januari, Februari, dan Maret, maka setiap pegawai diperkirakan akan menerima total sekitar Rp 3.000.000 (sebelum potongan BPJS). Kehadiran gaji ini tentu menjadi angin segar bagi para ASN PPPK paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan menyambut hari kemenangan.
"Kami upayakan proses di BKD berjalan cepat sehingga hak para pegawai bisa segera diterima dan dimanfaatkan untuk persiapan lebaran," tutup Arni. (end)