JAKARTA- Badana Narkotika Nasional (BNN) akhirnya mengakui menemukan kesulitan dalam menuntaskan kasus Raffi Ahmad. Badan yang dipimpin Komjen Pol Anang Iskandar itu mengakui bahwa pihaknya masih berbeda pendapat dengan pihak kejaksaan mengenai zat katinon yang hingga saat ini belum masuk dalam daftar jenis narkoba. \"Tapi berdasarkan keterangan ahli pidana dan farmatologi, kasus Raffi hampir mirip dengan Zarima. Pada saat kasus Zarima mencuat, pada saat itu belum ada undang-undang yang mengatur ekstasi masuk dalam golongan narkoba,\" tutur Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Benny Mamoto di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (27/4). Ia mengungkapkan perbedaan persepsi ini menjadi pertimbangan bagi BNN dalam memberikan status tahanan kota terhadap Raffi. \"Sekarang perbedaan persepsi tersebut tentu memakan waktu, tetapi upaya pelengkapan berkas tetap masih terus dilakukan,\" terangnya. Benny juga mengatakan, selama penangguhan penahanan, Raffi dikenakan wajib lapor dua kali dalam seminggu. Dan tidak diperbolehkan keluar kota. \"Kami masih membutuhkan waktu untuk melengkapi berkas dan Raffi akan tetap dalam pengawasan kami. Pantau saja, kalau (Raffi) ke luar kota, lapor kepada kami (BNN),\" kunci jenderal bintang dua ini. (ian/jpnn)
BNN “Lepas” Raffi Karena Beda Persepsi dengan Jaksa
Minggu 28-04-2013,21:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,11:19 WIB
Begini Cara Cek Penerima Bansos Beras 10 Kg dan BPNT Sembako via HP
Rabu 04-11-2026,11:58 WIB
Cek Zodiakmu! Ini Warna dan Hari Hoki yang Bisa Mendukung Keberuntunganmu Sepanjang November
Rabu 04-11-2026,12:35 WIB
Pertamina dan SPBU Swasta Kompak Pertahankan Harga BBM Mulai 1 November 2026
Rabu 04-11-2026,12:23 WIB
Waspada Cuaca Harian: BMKG Umumkan Prakiraan Hujan, Angin, dan Suhu Udara
Rabu 04-11-2026,16:45 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Dugaan Penyadapan Nomor Gibran
Terkini
Rabu 04-11-2026,21:49 WIB
Menantu Diduga Tusuk Ibu Mertua hingga Meninggal di Kaur, Berawal dari Cekcok Penjemputan Anak
Rabu 04-11-2026,16:45 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Dugaan Penyadapan Nomor Gibran
Rabu 04-11-2026,16:05 WIB
Kapolresta Bengkulu Ancam Copot Jabatan Polisi yang Masuk THM
Rabu 04-11-2026,15:56 WIB
Mulai Desember, Seluruh Pengiriman CPO Bengkulu Ditargetkan Wajib Berlabel Asal Daerah
Rabu 04-11-2026,15:51 WIB