JAKARTA - Merosotnya harga komiditas emas di dunia tidak terlalu berpengaruh pada kinerja PT Aneka Tambang. Ini lantaran perusahaan BUMN tersebut memiliki kinerja yang baik dan mampu meraup keuntungan. Pergerakan saham Antam juga tidak tertekan signifikan dan diperdagangkan di kisaran Rp1.380-Rp1.360 per lembar.
Analis Ashmore Asset Management Indonesia, Handi Hutajaya kepada JPNN mengatakan, tertekannya harga emas di dunia adalah sesuatu yang wajar. Ini lantaran komoditas tersebut sudah naik selama 12 tahun. \"Jadi kalau tahun ini sedikit turun, itu hal wajar,\" kata Handi di Jakarta, Sabtu (27/4).
Handi menyebut, menurunnya harga emas lebih karena pertumbuhan ekonomi China yang hanya 7,7 persen membuat pasar panik. Padahal, perkiraan pertumbuhan China 8 persen. \"Market menjadi panik karena mengira demand menurun. Investor memilih menjual emas mereka.\" kata Handi lagi.
Handi memuji Antam yang tetap memberikan keuntungan di tengah merosotnya nilai emas. Apalagi, perusahaan plat merah tersebut sedang membangun salter di beberapa wilayah, termasuk di daerah Tayan, Kalimantan Barat. Handi berharap, Antam memberikan laporan progres pembangunan pabrik-pabrik yang dibangunnya itu kepada publik, kapan berproduksi, kapasitasnya berapa dan seberapa besar memberikan keuntungan kepada perusahaan itu. \"Informasi ini sangat penting bagi investor,\" tegasnya.
Handi menilai, sebagai perusahaan terbuka, Antam relatif sangat baik dan sehat. \"Sangat terlihat dari perkembangan sahamnya yang berbasis kinerja perusahaan,\" pungkasnya.(fuz/jpnn)
Dipuji, Saham ANTAM Berbasis Kinerja
Sabtu 27-04-2013,20:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,11:30 WIB
Chocolatos Go International! Gandeng BK8 Gresini Racing, Brand Indonesia Ramaikan MotoGP 2026-2027
Selasa 06-10-2026,11:15 WIB
Jadwal Puasa Sunnah Oktober 2026 Lengkap, Cek Tanggal dan Bacaan Niatnya
Selasa 06-10-2026,16:36 WIB
Kendaraan Mogok Usai Isi BBM, Disperindag Mukomuko Sidak SPBU
Selasa 06-10-2026,11:08 WIB
Vape Disebut Picu Diabetes dan Gangguan Paru, 3 Asosiasi Desak BRIN Buka Data Penelitian
Selasa 06-10-2026,11:58 WIB
Pasca Gempa NTT, AHM Perkuat Layanan Kesehatan untuk Mobilitas Produktif Masyarakat
Terkini
Selasa 06-10-2026,16:53 WIB
Pemprov Bengkulu Dorong Percepatan Penyelesaian Persoalan Agraria Lewat Koordinasi Lintas Sektor
Selasa 06-10-2026,16:36 WIB
Kendaraan Mogok Usai Isi BBM, Disperindag Mukomuko Sidak SPBU
Selasa 06-10-2026,16:32 WIB
Empat Saksi Diperiksa di Sidang Dugaan Korupsi SKU PLTA Musi, JPU Lanjut ke Pengadaan AVR
Selasa 06-10-2026,16:20 WIB
Keterangan Tejo dan Tomi Berbeda di Sidang Perkara Bank Bengkulu, Penasihat Hukum Minta Konfrontasi
Selasa 06-10-2026,16:14 WIB