SURABAYA - Widyanti Susanti dan Sutiyah sangat kompak. Ibu dan anak itu tidak hanya hidup serumah, tapi juga sepenjara dan duduk sebangku di kursi pesakitan karena terseret kasus yang sama. Penyebabnya, mereka tersulut emosi setelah melihat H Dulhaq, mantan suami Widyanti, telanjang bersama Siti Nurul Hikmah, kekasihnya.
Keduanya mulai disidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kemarin (23/4). Sekilas tak ada yang mengira bahwa dua terdakwa perempuan itu adalah ibu dan anak. Namun, jika dicermati, ada raut wajah yang nyaris sama.
Dua perempuan tersebut menjadi pesakitan karena kasus sepele. Pada 3 Januari lalu Widyanti dan Sutiyah mendatangi gudang besi tua milik Dulhaq di Jalan Tambak Pring. Mereka datang ke sana karena Sutiyah memberi tahu Widyanti bahwa ada sepeda motor Siti Nurul Hikmah di depan gudang.
Penasaran, mereka berusaha masuk ke dalam gudang, namun gagal karena pintu terkunci. Keduanya lantas memanjat pagar besi dan berhasil masuk ke dalam gudang. Di dalam gudang mereka disuguhi tontonan gratis. \"Terdakwa melihat saksi dan korban dalam keadaan telanjang,\" kata jaksa Erick Ludfyansyah.
Tontonan itu membuat Widyanti naik pitam. Dia menarik rambut korban Siti hingga terjerembap ke lantai. Sutiyah tak mau tinggal diam. Dia mengambil wajan aluminium yang tergeletak tak jauh dari tempat tersebut dan memukulkannya ke arah kepala Siti beberapa kali.
Bukan hanya itu, Sutiyah juga mengambil timbangan kuningan dan memukulkannya ke arah tubuh korban. Sutiyah pun kembali mengambil panci dan menghantamkannya ke tubuh Siti. \"Saksi Dulhaq sempat melerai, tapi tidak berhasil,\" ucapnya.
Akibat perbuatan itu, korban menderita luka-luka. Dia melaporkan mereka ke Polsek Asemrowo dan pelaku ditangkap bersamaan. Kini mereka sama-sama mendekam di penjara dan menanti hukuman. Jaksa menjerat ibu dan anak tersebut dengan pasal 170 ayat 2 kesatu. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.
Erick menyebutkan, perbuatan itu dilakukan karena terdakwa tersulut emosi. Terbukti, terdakwa sempat meludahi Dulhaq setelah menjadi saksi di PN Surabaya kemarin. Untung saja, perbuatan tersebut dilakukan setelah sidang usai. (eko/c9/tom) Ibu – Anak Jadi Terdakwa
Rabu 24-04-2013,20:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 14-07-2026,14:33 WIB
Demokrasi di Rumah Sendiri, Membaca Arah Kompas PWI Provinsi Bengkulu 2026
Selasa 14-07-2026,09:17 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Intensifkan Pengawasan Tapping Box, Optimalkan PAD Lewat Pemantauan Real Time
Selasa 14-07-2026,09:19 WIB
DLH Kota Bengkulu Berlakukan Retribusi di TPA Air Sebakul, Dongkrak PAD dari Sektor Persampahan
Selasa 14-07-2026,08:35 WIB
FIS Unived Bengkulu dan PT Bincang Perempuan Digital Media Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Selasa 14-07-2026,17:07 WIB
Polda Bengkulu Sudah Periksa 10 Saksi Kasus Jual Beli Jabatan Dirut Bank Bengkulu
Terkini
Selasa 14-07-2026,20:15 WIB
Imam Juwari Ukir Prestasi, Sabet Empat Penghargaan di Ajang Nasional
Selasa 14-07-2026,18:00 WIB
Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas, Astra Motor Bengkulu Gelar Edukasi Safety Riding untuk Pelajar
Selasa 14-07-2026,17:20 WIB
Astra Motor Bengkulu Bekali Pelajar SMKN 4 Kota Bengkulu Jadi Generasi #Cari_Aman di Jalan Raya
Selasa 14-07-2026,17:07 WIB
Polda Bengkulu Sudah Periksa 10 Saksi Kasus Jual Beli Jabatan Dirut Bank Bengkulu
Selasa 14-07-2026,16:00 WIB