JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN, Viva Yoga Mauladi menerangkan dengan sistem pemilu langsung seperti sekarang tidak harus seorang calon anggota legislatif (caleg) mengeluarkan dana yang besar untuk kampanye.
Menurut Viva, seseorang mengeluarkan banyak dana untuk kampanye karena tidak mau bekerja keras mendekati konstituen. Mereka memposisikan rakyat pemilih sebagai barang yang bisa dibeli dengan uang.
\"Kaum instan ini tidak memiliki kedekatan ideologis dengan pemilih karena pola yang transaksional ini. Kaum instan ini berperan penting sebagai agen yang merusak demokrasi di Indonesia,\" ujar Viva saat dihubungi wartawan, Selasa (23/4).
Sementara itu Viva menerangkan, dana kampanye akan murah jika para caleg atau calon kepala pemerintah daerah intens turun dan menyapa rakyat, melakukan komunikasi secara dialogis dan menyerap aspirasi rakyat untuk diperjuangkan menjadi program-program.
Anggota Komisi IV DPR tersebut menerangkan partainya tidak mewajibkan caleg untuk menyetor dana ke partai. Akan tetapi dana itu harus digunakan oleh caleg untuk membiayai dirinya sendiri di dapil masing-masing. \"PAN secara kelembagaan akan membantu penyediaan alat peraga kampanye, misalnya kaos, bendera, dan stiker,\" tandasnya. (gil/jpnn)
Caleg Tak Perlu Dana Besar
Selasa 23-04-2013,21:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB