JAKARTA - Menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Garuda Indonesia, belakangan beredar pesan singkat (SMS) gelap berisi soal kepemimpinan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Emirsyah Satar. Dalam pesan itu, si pengirim menilai bahwa kerja Emirsyah jelek dan dibekingi oleh istri salah satu penguasa. Lalu apa kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menanggapi pesan gelap itu? \"SMS gelap Emirsyah itu hal yang biasa. Tidak ada rencana ganti Direktur Utama,\" ucap Dahlan di kantor Taspen, Jakarta Pusat, Selasa (23/4). Dahlan menilai SMS gelap tersebut ada kaitannya dengan isu pergantian Direktur Komersial dan Pemasaran PT Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan dengan Direktur Indosat Erick Meijer. \"Tidak ada skenario dan bukan persoalan tidak ada rencana apa-apa soal Direktur Utama dan RUPS. Nanti semua itu dibawa ke RUPS. Elisa kan orang hebat, ditempatkan dimana saja pasti hebat,\" pungkasnya. (chi/jpnn) Berikut isi pesan gelap yang beredar: Ada apa dgn GARUDA..? RUPS PT.Garuda Indonesia akan digelar tgl 26 April 2013. Emirsyah Satar telah menjadi direksi Garuda sejak thn 1998. Sejak Emirsyah Satar jadi Dirut, kinerja GA tdk meningkat seperti yg disampaikan di media dan terkesan hanya pencitraan saja. Faktanya semua armada pesawat sewa/bukan beli, gedung kantor pun sewa ke angkasa pura, hutang menumpuk/tidak dibayar dan hanya direstrukturisasi, praktek korupsi terjadi dipengadaan sewa pesawat, IT, belanja iklan, simulator dan catering pesawat. Ada skenario RUPS tgl 26 April besok Emirsyah tetap Dirut walaupun melanggar Undang-Undang No. 19/2003 Ttg BUMN. Konon kabarnya Emir dibeking oleh istri penguasa negeri ini. Ada apa antara Garuda dengan Penguasa...?
Dahlan Iskan Sikapi Enteng SMS Gelap Soal Keburukan Dirut Garuda
Selasa 23-04-2013,19:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,10:45 WIB
Promo Motor Mulai Rp900 Ribuan Ramaikan Event HOLAHOOP di SMKN 3 Seluma
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,16:17 WIB
Berkendara Dekat Bukan Berarti Aman, Ini Imbauan Astra Motor Bengkulu soal Safety Riding
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Terkini
Rabu 10-06-2026,17:03 WIB
Dugaan Penggelapan Rp3,7 Miliar Terkuak, Pihak CV Mandiri Sejahtera Klaim Kantongi Bukti Kuat
Rabu 10-06-2026,16:59 WIB
DKP Kota Bengkulu Usulkan Anggaran Rp500 Juta untuk Bantu Nelayan dan Kelompok Perikanan
Rabu 10-06-2026,16:56 WIB
Helmi Hasan Terima Kunjungan Kapolda Bengkulu, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Rabu 10-06-2026,16:53 WIB
Helmi Hasan Evaluasi SPMB 2026, Sekolah Diminta Tak Tutupi Nilai Seleksi
Rabu 10-06-2026,16:35 WIB