JAKARTA--Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta kenaikan tarif jasa dokter saat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) diberlakukan 2014 mendatang. Alasannya, tarif yang diberlakukan sekarang sangat rendah sementara para dokter dibatasi layanannya, maksimal delapan jam. \"Jasa dokter di Indonesia tidak seragam dan hanya didasarkan pada jasa medik. Ini banyak dikeluhkan dokter-dokter terutama di daerah-daerah seperti Gorontalo karena tarif jasanya ditentukan oleh gubernur,\" kata Ketua Umum IDI Dr Prio Sigit Pratomo dalam rapat dengar pendapat Panitia Kerja (Panja) Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) Komisi IX DPR RI, Senin (1/10). Dijelaskannya, tidak adanya kejelasan tarif jasa medik di setiap puskesmas, rumah sakit (kelas A, B, dan C), klinik, membuat seorang dokter spesilis untuk penyakit sama mendapatkan bayaran berbeda. Dengan berlakunya BPJS, dokter harus memberikan layanan sama pada semua pasien tanpa terkecuali, sehingga perlu pemerataan tarif. \"Kalau di luar negeri, jasa dokter diperhitungkan dengan remunerasi. Tidak seperti di Indonesia yang hanya disesuaikan dengan jasa medik sehingga pendapatan dokter rendah,\" tuturnya. Permintaan IDI ini didukung Rieke Dyah Pitaloka. Anggota Panja Jamkesmas dari Fraksi PDIP ini mendesak agar dokter harus mendapatkan remunerasi agar dapat melayani masyarakat secara maksimal \"Bagaimana bisa maksimal melayani masyarakat kalau kesejahteraan dokter tidak terpenuhi. Karena itu dokter harus secepatnya diberikan remunerasi. Kenapa TNI Polri sudah mendapatkan remunerasi, sedangkan dokter belum. Padahal mereka adalah bamper dalam pelayanan kesehatan,\" tegasnya. (jpnn)
IDI Minta Tarif Dokter Naik
Senin 01-10-2012,22:44 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-04-2026,15:16 WIB
Bupati Pastikan WFH Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat, 11 Jabatan Dilarang WFH
Minggu 05-04-2026,15:20 WIB
ASN Seluma Masih Wajib Masuk Kantor
Minggu 05-04-2026,15:11 WIB
Pemkot Bengkulu Gencarkan Tata lingkungan, Vegetasi, Hingga Pembenahan Fasum di Pantai Panjang
Minggu 05-04-2026,18:57 WIB
Lebong Dilanda Banjir Akibat Sungai Meluap
Minggu 05-04-2026,18:51 WIB
Kendaraan Lewati Tol Trans Sumatera Meningkat Saat Libur Panjang
Terkini
Senin 06-04-2026,14:15 WIB
Pemprov Bengkulu Kaji Jalan Khusus Batu Bara, Antara Kebutuhan Industri dan Keselamatan Publik
Senin 06-04-2026,14:10 WIB
Hujan Semalaman, Puluhan Titik di Kota Bengkulu Terendam Banjir
Senin 06-04-2026,13:39 WIB
Banjir Kepung Kota Bengkulu, BPBD Dirikan Dapur Umum di Tiga Titik untuk Warga Terdampak
Senin 06-04-2026,11:15 WIB